Sabtu, 13 Juni 2026

Cuaca Ekstrem

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Berlaku 18-21 Januari 2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang mengancam sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Tayang:
Istimewa/ Dok BPBD Subang
GELOMBANG TINGGI - Foto ilustrasi gelombang tinggi. BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang mengancam sejumlah wilayah perairan Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berlaku 18–21 Januari 2026 di sejumlah perairan Indonesia. 
  • Kondisi ini dipicu oleh Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina serta bibit siklon 96S dan 97S yang memengaruhi pola angin dengan kecepatan mencapai 30 knot.
  • BMKG menegaskan risiko besar terhadap keselamatan transportasi laut, terutama bagi nelayan dengan perahu kecil, kapal tongkang, dan kapal ferry.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang mengancam sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Peringatan ini berlaku mulai tanggal 18 hingga 21 Januari 2026 mendatang. Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sektor kelautan, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghindari risiko kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem.

Kondisi ini dipicu oleh adanya aktivitas Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina, serta kemunculan Bibit Siklon Tropis 96S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dan Bibit Siklon 97S di pesisir utara Australia.

Wilayah yang terdampak

Fenomena atmosfer ini secara langsung memengaruhi pola angin di wilayah Indonesia, di mana kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda, Laut Arafuru, hingga Samudra Hindia selatan NTT yang mencapai 30 knot.

Di wilayah Indonesia bagian utara, angin terpantau bergerak dominan dari arah Barat Laut hingga Timur Laut.

Sementara itu, di bagian selatan, angin bergerak dari arah Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan yang cukup signifikan.

 

Pergerakan massa udara yang kuat inilah yang menjadi motor utama meningkatnya tinggi gelombang di berbagai titik perairan strategis nasional dalam beberapa hari ke depan.

BMKG memprediksi gelombang dengan ketinggian sedang, yakni berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, berpeluang terjadi di wilayah yang sangat luas.

Area tersebut mencakup Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makassar, Laut Sulawesi, hingga Laut Flores dan Laut Banda.

Selain itu, perairan di utara Papua dan Samudra Pasifik utara Maluku juga masuk dalam zona waspada gelombang sedang yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran kecil.

Kondisi ekstrem

Kondisi yang lebih ekstrem diprediksi terjadi di Samudra Hindia, mulai dari wilayah barat Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Lampung, hingga sepanjang selatan Pulau Jawa, Bali, dan NTB.

Di wilayah ini, ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved