Selasa, 2 Juni 2026

5 Populer Regional: Sosok Amir Hamzah, Wabup Lebak Murka ke Bupati - Kejanggalan Kasus Amsal Sitepu

Amir Hamzah marah saat disindir, sementara kasus Amsal Sitepu mengungkap biaya dipaksa nol rupiah. Berikut berita populer regional selengkapnya.

Tayang:
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie

Ringkasan Berita:
  • Populer regional merupakan berita yang paling banyak dibaca selama 24 jam terakhir.
  • Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah viral setelah marah karena disindir sebagai mantan narapidana oleh Bupati Hasbi Jayabaya saat acara halal bihalal ASN.
  • Kasus dugaan mark up anggaran videografer Amsal Christy Sitepu mengungkap kejanggalan, termasuk biaya konsep dan editing yang dipaksa nol rupiah.

 

TRIBUNNEWS.COM - Berita populer regional dimulai dari sosok Amir Hamzah, Wakil Bupati (Wabup) Lebak yang sedang viral.

Ia tampak marah saat disindir sebagai mantan narapidana oleh Bupati Lebak Hasbi Jayabaya.

Aksi sindir itu terjadi ketika Acara halal bihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026).

Kemudian ada kasus dugaan mark up anggaran yang menjerat videografer asal Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Amsal Christy Sitepu.

Sejumlah kejanggalan kasus ini terungkap di persidangan.

Salah satunya adalah biaya konsep ide dan editing sang dipaksa bernilai nol rupiah.

Berikut rangkuman berita populer regional selengkapnya selama 24 jam terakhir:

1. Sosok Amir Hamzah, Wabup Lebak Murka ke Bupati Gegara Disinggung Status Mantan Narapidana

TIDAK HARMONIS- (Kiri) Bupati Lebak Hasbi jayabaya, (Kanan) Wakil Bupati Lebak Amir hamzah usai hadiri kegiatan halal bihalal di depan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Senin (30/3/2026).
TIDAK HARMONIS- (Kiri) Bupati Lebak Hasbi jayabaya, (Kanan) Wakil Bupati Lebak Amir hamzah usai hadiri kegiatan halal bihalal di depan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Senin (30/3/2026). (Tribunnews.com/TribunBanten.com/Misbahudin)

Dalam sistem pemerintahan daerah di Indonesia, relasi antara kepala daerah dan wakilnya seharusnya menjadi fondasi penting dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif. 

Namun, dalam praktiknya, konflik antara keduanya kerap terjadi dan menjadi fenomena berulang di berbagai daerah. 

Dari perspektif nasional, konflik ini tidak sekadar persoalan personal atau politik lokal, tetapi juga mencerminkan tantangan struktural dalam sistem desentralisasi Indonesia.

Konflik antara kepala daerah dan wakilnya baru-baru ini juga terjadi di Kabupaten Lebak, Banten.

Acara halalbihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seharusnya berlangsung khidmat justru diwarnai ketegangan antara Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati, Amir Hamzah.

Insiden tersebut terjadi di tengah berlangsungnya sambutan resmi di hadapan para pegawai pemerintah daerah di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026).

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah dibuat murka oleh pernyataan tak mengenakkan dari Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved