Berita Viral
Buntut Status Narapidana Disinggung, Wabup Lebak Bongkar Kelakuan Bupati: Apakah Baik Seperti Itu?
Usai status narapidana disinggung, Wakil Bupati Lebak membongkar kelakuan Bupati Lebak dalam hal kinerja yang dinilai tidak maksimal.
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah dibuat murka oleh pernyataan tak mengenakkan dari Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya.
- Insiden itu terjadi di tengah berlangsungnya sambutan resmi di hadapan para pegawai pemerintah daerah di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026).
- Usai kejadian itu, Amir membongkar kelakuan Bupati Lebak dalam hal kinerja yang dinilai tidak maksimal.
TRIBUNNEWS.COM - Konflik antara bupati dan wakil bupati bukanlah fenomena baru dalam dinamika pemerintahan daerah di Indonesia.
Perseteruan ini kerap muncul setelah proses pemilihan kepala daerah usai, ketika kepentingan politik, perbedaan visi, hingga perebutan pengaruh mulai mengemuka.
Meski terlihat sebagai persoalan internal di tingkat kabupaten, konflik semacam ini sejatinya memiliki implikasi yang lebih luas dalam konteks tata kelola pemerintahan nasional.
Di Kabupaten Lebak, Banten, kepala daerah dan wakilnya terlibat perseteruan saat acara halalbihalal.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah dibuat murka oleh pernyataan tak mengenakkan dari Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya.
Insiden itu terjadi di tengah berlangsungnya sambutan resmi di hadapan para pegawai pemerintah daerah di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026).
Suasana memanas saat Hasbi mengungkit status masa lalu Amir sebagai mantan narapidana dalam sambutannya.
Usai dibuat murka, Amir membongkar kelakuan Bupati Lebak dalam hal kinerja yang dinilai tidak maksimal.
Amir menyebut, Hasbi pernah hanya masuk kerja satu kali dalam sepekan dan lebih sering berada di luar daerah.
"Pernah, ketika dikritik soal Alun-alun Rangkasbitung, dalam seminggu hanya satu hari masuk, setelah itu kembali ke Jakarta," ujar Amir saat ditemui TribunBanten.com di kediamannya, Senin.
Ia mengaku baru kali ini membuka persoalan tersebut ke publik setelah sebelumnya memilih untuk diam.
Baca juga: Kronologis Wakil Bupati Lebak Disebut Mantan Narapidana Oleh Bupati Hasbi Jayabaya Saat Halalbihalal
"Saya tidak pernah menyampaikan hal ini sebelumnya, baru sekarang saya ungkap. Apakah seorang bupati baik jika seperti itu?" ucapnya.
Menurutnya, seorang pemimpin seharusnya tidak hanya fokus mengoreksi kesalahan orang lain, tetapi juga melakukan introspeksi terhadap kinerjanya sendiri.
"Jangan dulu koreksi orang lain, koreksi dulu diri sendiri," ungkap Amir.
Tak hanya itu, Amir juga menyoroti sikap Hasbi yang dinilai kerap menuntut kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Lebak-Amir-Hamzah-mengaku-kecewa.jpg)