Berita Viral
Sindir Status Wabup Eks Napi, Bupati Lebak Kini Sebut Masalah Sudah Selesai, Bertemu Gubernur Banten
Sempat menyinggung status mantan narapidana, Hasbi Jayabaya mengklaim persoalan dengan Amir Hamzah telah diselesaikan.
Ringkasan Berita:
- Polemik mencuat setelah Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menyebut Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah sebagai mantan narapidana.
- Hasbi Jayabaya mengklaim persoalan dengan Amir Hamzah telah diselesaikan secara personal.
- Hasbi menegaskan konflik yang sempat mencuat itu tidak lagi menjadi persoalan yang perlu diperpanjang.
TRIBUNNEWS.COM - Konflik Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dengan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat ini tengah menjadi sorotan publik.
Polemik keduanya mencuat setelah Bupati Lebak menyebut Wakil Bupati Lebak sebagai mantan narapidana.
Pernyataan itu disampaikan Hasbi Jayabaya saat menghadiri kegiatan halal bihalal di depan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, Senin (30/3/2026).
Amir Hamzah tercatat sebagai mantan narapidana kasus suap sengketa Pilkada Lebak terhadap Akil Mochtar pada 2014 silam.
Terbaru, Hasbi Jayabaya mengklaim persoalan dengan Amir Hamzah telah diselesaikan secara personal.
Hal ini disampaikan Bupati Lebak setelah menghadiri acara di Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (31/3/2026).
Hasbi Jayabaya mengatakan agenda pertemuan tersebut bersifat koordinatif dengan gubernur sebagai atasan langsung kepala daerah di tingkat kabupaten.
“Enggak, koordinasi saja dengan Pak Gubernur (Andra Soni)” ujar Hasbi singkat sambil bergegas meninggalkan lokasi pertemuan, Selasa, dilansir TribunBanten.com.
"Udah selesai (konflik dengan Wakil Bupati Lebak)," katanya.
Meski tidak merinci bentuk penyelesaian tersebut, Hasbi menegaskan konflik yang sempat mencuat itu tidak lagi menjadi persoalan yang perlu diperpanjang.
DPRD Lebak Turun Tangan
Ketua DPRD Kabupaten Lebak Juwita Wulandari mengaku akan memanggil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah.
Pemanggilan itu dianggap penting dilakukan untuk mediasi agar meredam ketegangan yang saat ini terjadi antara keduanya.
Baca juga: Tokoh Pemuda Serukan Masyarakat Makzulkan Bupati Lebak usai Sebut Wabup Mantan Napi
Juwita Wulandari menegaskan pasangan kepala daerah dalam hal ini Hasbi-Amir memiliki kesamaan visi dan misi saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebak.
"Jangan sampai cita-cita mulia itu, luntur hanya karena komunikasi yang tidak selaras. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, tetapi tidak boleh bergeser menjadi persoalan subjektivitas individu," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, dikutip dari TribunBanten.com.
Juwita lantas berharap konflik yang tengah terjadi harus segera diselesaikan.
Terlebih, masa kepemimpinan keduanya baru satu tahun.
"Masa kepemimpinan Hasbi-Amir masih menyisakan waktu sekitar empat tahun. Jadi kedua pemimpin daerah harus kembali bersatu, memperbaiki kekurangan, dan menyempurnakan capaian yang telah diraih," imbuhnya.
Pengakuan Wabup Lebak
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengaku kecewa dan sakit hati terhadap Bupati Lebak Hasbi Jayabaya yang menyebut dirinya sebagai mantan narapidana di tengah acara halal bihalal bersama ratusan ASN di Pendopo Bupati Lebak, Provinsi Banten, Senin (30/3/2026).
Amir hamzah mengaku dua kali disebut mantan narapidana oleh Bupati Lebak di tempat umum.
"Ini kedua kalinya. Di beberapa dinas sering, ngomong kasar tidak layak lah," ungkap Amir di rumahnya, pasca meninggalkan Pendopo Bupati Lebak, Senin, masih dari TribunBanten.com.
Ia juga mengatakan Hasbi Jayabaya sering menghina dirinya secara pribadi.
"Itu mah bukan intonasi, beda, lah. Ini sering menghina orang. Tapi ini mah penghinaan pribadi," tambahnya.
Amir mengaku sakit hati ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga istri dan anak-anaknya yang menyaksikan secara langsung.
Meskipun mengaku sering disakiti oleh Hasbi Jayabaya, Amir menyatakan akan terus mengabdikan dirinya untuk masyarakat Lebak.
"Saya akan kerja terus yah untuk masyarakat, biarkan Bupati menghina begitu, yang penting saya mengerjakan masalah yang tidak dikerjakan oleh Bupati," ujarnya.
Klarifikasi Bupati Lebak
Sebelum melontarkan pernyataan viralnya, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya sempat menyinggung bahwa Amir Hamzah sering mengumpulkan para kepala dinas ke rumahnya.
"Tidak boleh Wakil Bupati memanggil kepala dinas ke rumahnya, bila didedikasikan atau Bupati berhalangan. Tugas Wakil Bupati Pasal 66," ucapnya dalam sambutan halal bihalal, Senin, seperti diberitakan TribunBanten.com.
"Uyuhun (Masih untung,-red) mantan narapidana jadi Wakil Bupati, harusnya bersyukur," lanjut Hasbi.
Baca juga: Awal Perseteruan Bupati dan Wabup Lebak di Halal Bihalal, Masa Lalu Sebagai Narapidana Disinggung
Setelah mendengar pernyataan tersebut, Amir Hamzah kemudian terbangun dari tempat duduknya dan sempat dilerai oleh beberapa ASN yang hadir.
Keributan sempat terjadi di acara halal bihalal tersebut, dan Amir langsung beranjak meninggalkan acara bersama anak dan istrinya.
Setelah pernyataannya menjadi sorotan, Hasbi mengatakan ucapan tersebut sebagai ungkapan apresiasi kepada Amir Hamzah, yang pernah mendapatkan apresiasi dari Indo Posko mantan warga binaan yang berprestasi menjadi Wakil Bupati.
"Artinya Pak Amir mendapatkan penghargaan dari Indo Posko, sebagai warga binaan berprestasi terpilih jadi Wakil Bupati," ungkapnya.
(Tribunnews.com/Nuryanti) (TribunBanten.com/Ahmad Haris/Misbahudin)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.