Jumat, 1 Mei 2026

SPBE Cimuning Bekasi Kebakaran

5 Fakta Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Terluka, Pertamina Minta Maaf

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi melukai 17 orang, menghanguskan puluhan bangunan, masih diselidiki, dan Pertamina siap bertanggung jawab.

Tayang:
Instagram
KEBAKARAN DI BEKASI - Kebakaran hebat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kemuning, Mustikajaya, Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). Berikut fakta-faktanya. 

4. Penyebab Masih Misteri

Hingga kini, penyebab terbakarnya SPBE Cimuning Bekasi masih misteri.

Jajaran Polda Metro Jaya masih bekerja mengungkapnya.

"Penyebab kebakaran yang disertai ledakan dan semburan api tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi dengan melibatkan Labfor untuk menemukan penyebab kejadian," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Namun, ada dugaan penyebab kebakaran karena kebocoran gas.

Seorang warga sekitar lokasi kejadian, Bayu bersaksi, sebelum api muncul ia melihat gas membumbung di sekitaran SPBE Cimuning.

"Saya baru datang, tiba-tiba sudah ada gas di jalanan depan SPBE, tepatnya di depan gerbang. Awalnya sedikit, lalu saya masuk."

"Lama-lama gasnya menyebar, sudah masuk sampai ke area sini (depan rumah)," kata Bayu

Tidak lama kemudian terjadilah kebakaran di area luas karena gas sudah menyebar sebelumnya.

"Katanya sih pas pengisian terjadi kebocoran, tapi ditinggal. Bau gasnya menyengat, dari asapnya saja sudah menyebar ke mana-mana," tandas Bayu.

Baca juga: Dahsyatnya Ledakan SPBE Cimuning Bekasi: 3 Kali Ledakan, Dentuman Seperti Bom, Kilat Cahaya

5. Pertamina Minta Maaf

KEBAKARAN SPBE - Permukiman warga di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (1/4/2026) malam.
KEBAKARAN SPBE - Permukiman warga di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (1/4/2026) malam. (Kompas.com)

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria menyampaikan permintaan maafnya.

Ia juga menegaskan, Pertamina akan bertanggung jawab atas kejadian ini.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat akan mendata korban dan bangunan warga yang rusak.

"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian Barat menyampaikan mohon maaf atas insiden yang terjadi," katanya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved