Senin, 20 April 2026

Berita Viral

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tas Ramah Lingkungan hingga Aipda Vicky Berhenti Jadi Polisi

Perjalanan karier Aipda Vicky, tangani dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan, dimutasi hingga mundur dari Polri.

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Viral di media sosial perjalanan karier dan sosok polisi yang dimutasi karena mengungkap kasus korupsi di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Dia adalah Aipda Vicky Aristo Katiandagho atau Aipda Vicky.

Kini, Aipda Vicky rupanya sudah keluar dari institusi kepolisian.

 

Kasus Korupsi yang Ditangani Aipda Vicky Sebelum Dimutasi 

Sebelumnya, Vicky menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa dengan bidang tugas menyangkut penanganan perkara-perkara tindak pidana korupsi.

Vicky menjelaskan bahwa saat itu dia sedang menangani kasus tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan salah satu pejabat di Minahasa.

"Saya sedang menangani kasus, menangani perkara yang mengundang atensi publik yaitu perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Minahasa yang melibatkan orang-orang penting di Kabupaten Minahasa," ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Polisi di Sinjai Sulsel Jadi DPO Setelah Mengundurkan Diri, Polres: Masa Dinas Masih 19 Tahun

Dugaan tindak pidana korupsi yang disidiknya yakni terkait pengadaan tas ramah lingkungan yang penyelidikannya sudah dilakukan sejak tahun 2021.

Namun karena berbagai kendala dan hambatan, perkara tersebut baru dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 5 September 2024.

"Dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tas ramah lingkungan itu adalah program Bupati Minahasa tahun 2020," katanya.

 

Aipda Vicky Mengundurkan Diri

Vicky menjelaskan, perkara tersebut penyelidikannya sudah dimulai sejak Januari 2021.

"Kemudian karena kami menemukan peristiwa pidana, status penyelidikan peristiwa pidana ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan perkara tindak pidana korupsi pada tanggal 5 September 2024 di mana sebelumnya kami melalui gelar perkara di Direktorat Reskrimsus Polda Sulut," jelasnya.

Vicky mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan sejumlah dokumen sebagai alat bukti.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved