Sabtu, 11 April 2026

Perkara Jam Besuk, Keluarga Pasien Dibentak Perawat RSUD Siti Aisyah Linggau Sumsel

Keluarga pasien RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau, Sumatra Selatan (Sumsel) mengaku dibentak oleh oknum perawat perkara jam besuk.

|
Editor: Erik S
HO/IST/Dokumentasi/Tribun Sumsel
KELUARGA PASIEN CEKCOK - Keluarga pasien RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau Sumatra Selatan mengaku dibentak oleh oknum perawat RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau, kejadian terjadi pada hari Jumat (3/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Keluarga pasien RSUD Siti Aisyah mengaku dibentak perawat terkait jam besuk saat menjenguk orangtua sakit.
  • Peristiwa bermula saat petugas kebersihan datang, lalu perawat menegur keras karena jam besuk habis.
  • Wali Kota Lubuklinggau evaluasi pelayanan, menyebut terjadi miskomunikasi dan menegaskan pentingnya penerapan SOP dengan baik.

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU- Keluarga pasien RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau, Sumatra Selatan (Sumsel) mengaku dibentak oleh oknum perawat perkara jam besuk.

Korban adalah Maya, warga Taba Pingin. Dia merupakan keluarga pasien BPJS.

Kejadian itu terjadi pada hari Jumat (3/4/2026) bermula saat orangtuanya dirawat dan ada keluarga menjenguk.

Kemudian, saat tengah menjenguk itu masuk petugas kebersihan hendak membersihkan ruangan, oleh Maya petugas itu dipersilakan, tapi diminta agar membiarkan karpet agar tidak disapu.

Tidak lama kemudian, datang perawat RSUD Siti Aisyah berdiri di depan pintu.

Kemudian dengan berkacak pinggang langsung mengatakan tolong (karpet) diangkat dulu dan menegaskan jam besuk sudah habis.

"Perawat mengatakan bila tidak mengerti, saya akan memanggil satpam untuk mengusir kamu (Maya dan keluarga)," kata Maya dalam video viral di media sosial di Lubuklinggau, Senin (6/4/2026).

Mendengar ucapan perawat tersebut, Maya merasa tersinggung.

Maya mendatangi perawat tersebut dan mengatakan bila memang jam besuk habis harusnya bicara baik-baik.

"Kemudian, dijawab oleh perawat itu dia tidak marah bila saya tidak marah-marah, kemudian terjadilah perdebatan di antara kami berdua," ungkapnya.

Respons Wali Kota

Menanggapi hal ini, Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat (Yoppy Karim), telah melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Siti Aisyah.

Baca juga: Awal Mula Kasus Rudapaksa Pasien di Cirebon Terungkap, Oknum Perawat Dilaporkan Orang Tua Korban

"Kami datang ini dalam rangka evaluasi terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Selain dalam rangka rencana menambah fasilitas kesehatan, juga untuk melakukan peningkatan pelayanan," kata Yoppy.

Terkait masalah SOP, Yoppy mengaku telah melakukan konfirmasi ke nakes dan menyebut bila jam besuk telah habis.

"Untuk hal seperti itu, kami konfirmasi dengan nakes-nya kenapa bisa terjadi seperti itu. Gara-gara jam besuk saat dilakukan pembersihan oleh cleaning service, keluarga pasien masih dalam ruangan," ujarnya.

Namun, saat itu terjadi miskomunikasi karena ada narasi penyampaian yang agak keras dari nakes yang bertugas.

"Jadi kami evaluasi, artinya SOP harus diterapkan, kejadian ini jadi evaluasi kita bersama," ungkapnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Gegara Jam Besuk, Keluarga Pasien Cekcok VS Perawat RSUD Siti Aisyah Linggau, Wako: Miskomunikasi

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved