Rabu, 3 Juni 2026

5 Orang Tewas setelah Tertimbun Longsor di Deli Serdang, Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi

Longsor di Deli Serdang hancurkan 8 rumah, 5 orang tewas. Seluruh korban berhasil dievakuasi, lokasi masih diisolasi.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Longsor terjadi di Desa Sembahe, Deli Serdang, usai hujan deras.
  • Delapan rumah warga rusak tertimbun material tanah.
  • Lima orang meninggal, satu korban luka dirawat.
  • Tim gabungan evakuasi korban hingga dini hari.
  • Area diisolasi karena risiko longsor susulan.

TRIBUNNEWS.COM - Bencana tanah longsor kembali terjadi dan merenggut korban jiwa.

Permukiman warga di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) tertimpa longsor yang terjadi pada Rabu (8/4/2026) kemarin.

Peristiwa tersebut menghancurkan delapan rumah warga yang berada di kawasan perbukitan, tak jauh dari aliran Sungai Sembahe.

Sejumlah warga pun kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat setelah material tanah dan lumpur menimbun bangunan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Medan (Basarnas Medan), Herry Marantika mengatakan, bencana longsor ini menyebabkan lima orang meninggal dunia.

Sementara satu orang lainnya alami luka-luka dan tengah dirawat di rumah sakit.

"Dari 8 rumah ada 5 korban jiwa, 1 selamat," ujarnya, dikutip dari Tribun-Medan.com.

Ia menuturkan, longsor ini terjadi setelah hujan lebat turun pada Selasa malam.

"Semalam diguyur hujan deras sehingga mengakibatkan terjadinya longsor dan menimpa 8 rumah," lanjutnya, Rabu (8/4/2026).

Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, serta Sat Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat melakukan proses evakuasi.

Mereka bekerja sepanjang malam hingga dini hari untuk menyisir area longsoran dan memastikan seluruh korban berhasil ditemukan.

Baca juga: Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Lebong Bengkulu, Rumah Bupati Terendam

Herry mengatakan, seluruh korban telah berhasil dievakuasi.

"Sejauh ini korban sudah kita sisir dan dinyatakan tidak ada lagi yang belum ditemukan artinya sudah tidak ada lagi korban," ujarnya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi longsor susulan.

"Kami dari tim SAR gabungan tetap melakukan pemantauan," pungkasnya.

Lokasi Masih Diisolasi

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved