Respons Jokowi saat Tahu ‘Tembok Ratapan Solo’ Masuk Game Roblox, Ajudan Ingatkan Hal Ini
Rumah Joko Widodo muncul di Roblox jadi “Tembok Ratapan Solo”, viral di medsos, respons santai dari ajudan.
Ringkasan Berita:
- Fenomena rumah mirip Joko Widodo di Roblox viral sebagai “Tembok Ratapan Solo”.
- Tren ini berawal dari media sosial hingga Google Maps.
- Ajudan menyebut Jokowi santai dan menilai hal ini sebagai kreativitas digital, selama tidak melanggar etika.
TRIBUNNEWS.COM - Kemunculan rumah yang menyerupai kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di game Roblox menuai perhatian publik.
Fenomena ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di kalangan generasi muda.
Dalam dunia virtual Roblox, muncul sebuah bangunan yang disebut-sebut mirip dengan rumah Jokowi di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Sejumlah pengguna bahkan menjulukinya sebagai “Tembok Ratapan Solo”, istilah yang sebelumnya telah viral di dunia nyata.
Menanggapi hal tersebut, ajudan Jokowi, Syarif Fitriansyah, menyebut fenomena ini sebagai bagian dari kebebasan berekspresi di era digital.
“Bapak juga tidak merasa terganggu. Selama itu positif, tidak ada hoaks, tidak ada unsur negatif, ya kami anggap biasa saja. Justru ini menunjukkan masyarakat, terutama generasi muda, punya cara sendiri untuk berekspresi,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menyikapi hal ini secara berlebihan dan memilih melihatnya secara santai.
“Kami sudah tahu juga soal itu. Ya kami melihatnya santai saja, itu kan bagian dari kreativitas anak-anak muda di era digital sekarang, termasuk di Roblox,” terangnya.
Istilah “Tembok Ratapan” sendiri merujuk pada Western Wall di Yerusalem, yang merupakan tempat suci umat Yahudi.
Dalam konteks lokal, julukan “Tembok Ratapan Solo” muncul karena banyaknya warga yang datang berkunjung ke rumah Jokowi dan membuat konten bernuansa satir.
Fenomena tersebut bahkan sempat muncul di Google Maps dan viral di media sosial, dengan berbagai narasi yang menggambarkan orang seolah-olah meratap di depan tembok.
Kini, tren itu meluas ke dunia digital melalui Roblox, di mana pengguna bisa “berkunjung” secara virtual.
Meski merespons santai, Syarif Fitriansyah tetap mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berekspresi, khususnya di ruang digital.
“Yang penting tetap dijaga etika, jangan sampai ada informasi yang tidak benar atau membuat gaduh. Selebihnya, Bapak santai saja dan menghargai kreativitas seperti itu,” tuturnya.
Ia juga memastikan bahwa Jokowi tidak merasa keberatan dengan fenomena tersebut dan memilih menghargai kreativitas masyarakat selama tidak mengandung unsur negatif.
Baca juga: Awal Mula Rumah Jokowi Ditandai Tembok Ratapan Solo, Warga Gelar Tahlilan di Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/RUMAH-JOKOWI-324asfasf-Sumber.jpg)