Kantor Damkar Dibobol Maling, 7 Handphone Petugas Raib Digondol Residivis
Kantor Damkar Lamongan dibobol maling saat petugas tertidur. Tujuh handphone raib, pelaku residivis ditangkap beberapa jam kemudian.
Ringkasan Berita:
- Kantor Damkar Lamongan dibobol maling dini hari saat petugas tertidur usai berjaga.
- Pelaku Didik Endriyanto (47) mencuri 7 handphone dan tas milik petugas.
- Tersangka berpura-pura mencari kerja sebelum beraksi dan ditangkap di SPBU.
- Residivis dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, terancam 9 tahun penjara.
TRIBUNNEWS.COM - Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) kembali kebobolan maling.
Kali ini, Kantor Damkar Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) dibobol maling.
Sejumlah ponsel milik petugas Damkar digasak maling.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid menuturkan, aksi tersebut terjadi pada Selasa (7/4/2026) pukul 02.00 WIB.
Kasus ini bermula saat pelaku yang datang ke Lamongan bersama rekannya dengan alasan mencari pekerjaan.
Keduanya mengendarai sebuah motor dan tiba di Lamongan serta menginap di hotel pada Senin (6/4/2026) siang.
Namun, pada tengah malam, tersangka yang bernama Didik Endriyanto (47) pamit keluar hotel.
"Bukannya kembali, tersangka justru berkeliling kota hingga akhirnya melintas di Kantor Damkar Lamongan,"
"Saat itu, suasana kantor disebut dalam kondisi sepi," kata Hamzaid kepada SURYA.co.id, Kamis (9/4/2026).
Tersangka pun masuk ke area kantor dan mendapati sejumlah petugas damkar tengah tertidur usai berjaga.
"Dengan leluasa, pelaku mengambil sejumlah barang yang tergeletak di sekitar korban, lalu membawa kabur barang-barang tersebut, " ungkap Hamzaid.
Baca juga: Maling Bobol Kantor Damkar Lamongan Saat Petugas Jaga Tertidur, Pelaku Residivis
Kasus ini pun segera dilaporkan ke polisi hingga akhirnya tersangka berhasil diringkus pada Selasa siang saat berada di SPBU.
Dari tangan tersangka, ada tujuh unit ponsel milik petugas yang dicuri.
Tas milik petugas juga ikut digontol oleh tersangka.
"Pelaku masuk ke dalam kantor pada saat korban tertidur dan mengambil barang-barang yang tergeletak," tambah Hamzaid.