Kamis, 16 April 2026

Diduga Aniaya Perempuan di Tempat Karaoke, Anggota DPRD Temanggung Dilaporkan

Kejadian tersebut bermula pada saat mereka bersama-sama mendatangi tempat karaoke di Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Editor: Erik S
Tribunnews.com
KASUS PENGANIAYAAN- Seorang anggota DPRD Kabupaten Temanggung Jawa Tengah dilaporkan ke polisi kasus dugaan penganiayaan. 

Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Kabupaten Temanggung dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan di karaoke.
  • Korban mengalami luka serius setelah diduga dianiaya pelaku saat mabuk di Bandungan, Kabupaten Semarang.
  • Polisi memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti, sementara partai terkait belum memastikan identitas pelaku tersebut.

TRIBUNNEWS.COM, UNGARAN - Seorang anggota DPRD Kabupaten Temanggung Jawa Tengah dilaporkan ke polisi kasus dugaan penganiayaan.

Korban adalah seorang perempuan berinisial S. Dugaan penganiayaan tersebut terjadi di sebuah tempat karaoke di Bandungan, Kabupaten Semarang

"Laporan sudah masuk kemarin, korban sudah buat laporan ke polres, korban S," kata Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana, Rabu (15/4/2026).

Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mengumpulkan bukti. Terkait kronologis kejadian, pihaknya akan menyampaikan setelah memeriksa terduga pelaku.

"Sekarang sedang tahap pemeriksaan keterangan dari saksi dan pengumpulan bukti. Untuk kronologi lengkap, nanti disampaikan setelah ada pemeriksaan terduga pelaku," katanya.

Kronologis

Anggota DPRD Kabupaten Temanggung itu disebutkan adalah anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kejadian tersebut bermula pada saat mereka bersama-sama mendatangi tempat karaoke di Bandungan.

Setelah mabuk parah, pelaku melakukan penganiayaan secara berulang-ulang sehingga korban mengalami luka di sekujur tubuh dari lengan sampai ke paha sampai ke punggung dan muka.

Bahkan, tulang hidung geser ke kanan.

Korban bersama kuasa hukumnya mendatangi Polres Kabupaten Semarang pada Senin (13/4/2026) membuat laporan.

Tanggapan PPP

Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Semarang, Zaenudin mengaku, baru mengetahui informasi tersebut dari video yang beredar.

Setelah melakukan konfirmasi internal, ia menyebut, oknum yang dimaksud bukan dari anggota dewan Kabupaten Semarang.

Baca juga: PMI Asal Temanggung yang Disekap 21 Tahun di Malaysia Belum Bisa Dipulangkan, Ini Penyebabnya

Oknum diduga merupakan anggota DPRD dari Kabupaten Temanggung.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved