Profil dan Sosok
Profil Bupati Malang Sanusi yang Lantik Anak Sendiri Jadi Kepala DLH, Hartanya Rp2,4 Miliar
Bupati Malang Sanusi melantik anaknya jadi Kepala DLH, menegaskan tanpa jual beli jabatan, dan tercatat punya harta Rp2,44 miliar.
Sanusi kemudian lanjut ke PGAN Gondanglegi (1974-1977) dan Madrasah Aliyah Negeri Gondanglegi (1977-1980).
Di tingkat perguruan tinggi, ia berkuliah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya.
Ia meraih gelar Doktorandus pada 1990.
Tak berhenti di situ, ia mengambil pendidikan magister manajemen di STIE Mitra Indonesia Yogyakarta pada 1999 hingga 2001.
Dari Guru ke Anggota DPRD
Sanusi memulai kariernya sebagai pengajar, baik di tingkat pendidikan dasar maupun tinggi.
Pada 1983-1984, ia menjadi guru di SMP Pisang Candi Malang.
Tidak lama kemudian Sanusi pindah sebagai pendidik di Madrasah Aliyah Gondanglegi mulai 1985-1988.
Pada 1988-1998, ia tercatat sebagai dosen di Universitas Islam Malang.
Selama periode tersebut, Sanusi juga aktif di Nahdlatul Ulama (NU).
Berbekal pengalaman organisasinya, ia kemudian memantapkan diri dengan terjun ke dunia politik.
Ia bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sanusi lalu sukses menjadi anggota DPRD Kabupaten Malang mulai 1999 hingga 2010.
Sanusi pertama kali menjabat sebagai Wakil Bupati Malang pada 2016 sampai 2018.
Setelah Bupati Rendra Kresna tersandung kasus korupsi, dirinya ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang pada 2018 hingga 2019.
Di Pilkada 2020, ia maju sebagai calon Bupati Malang berpasangan dengan Didik Gatot Subroto melalui PDI Perjuangan dan meninggalkan PKB yang membesarkan kariernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Profil-Bupati-Malang-Sanusi-yang-Lantik-Anak-Sendiri-jadi-Kepala-DLH-Hartanya-Rp24-M.jpg)