Selasa, 5 Mei 2026

Pemotor Tewas Hantam Mobil Brimob di Mamuju Sulbar, Warga Kira Suara Ban Pecah

Seorang pria tewas di tempat usai tabrakan dengan truk Brimob Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (20/4/2026) di Desa Bambu, Jl Trans Sulawesi.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Tribun Sulbar/Suandi
KECELAKAAN MOBIL BRIMOB - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit sepeda motor dan mobil truk Satuan Brimob Polda Sulawesi Barat (Sulbar) terjadi di Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Senin (20/4/2026) pagi. Pengendara motor meninggal dunia, 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria tewas di tempat usai tabrakan dengan truk Brimob Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (20/4/2026) di Desa Bambu, Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Mamuju.
  • Akibat kehilangan kendali, motor tersebut masuk ke jalur berlawanan dan menghantam bagian depan mobil dinas Brimob.
  • Identitas korban belum diketahui, namun diduga berasal dari Kabupaten Majene.


TRIBUNNEWS.COM, MAMUJU - Seorang pria tewas di tempat usai tabrakan dengan mobil Brimob Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (20/4/2026) di Desa Bambu, Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat. 

Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Arfian menjelaskan kecelakaan itu bermula saat mobil minibus Isuzu milik Brimob melaju dari arah Mapolda Sulbar menuju Desa Bambu.

Baca juga: WNA Malaysia Jadi Salah Satu Korban Tewas Kecelakaan Helikopter di Sekadau Kalbar

Disaat bersamaan, dari arah berlawanan yakni dari arah Kalukku menuju pusat Kota Mamuju meluncur sepeda motor Honda Revo bernomor polisi DC 2131 BW.

"Kronologinya, saat mobil Isuzu ini melaju dari arah Polda, pengendara motor datang dari arah Kalukku. Saat melewati jalanan yang menikung dan menanjak, pengendara motor diduga tidak dapat menguasai kendaraannya," ujar AKP Arfian kepada awak media, saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Jl KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Senin (20/4/2026).

Akibat kehilangan kendali, motor tersebut masuk ke jalur berlawanan dan menghantam bagian depan mobil minibus.

 

 

Benturan keras tersebut menyebabkan motor hancur total.

Sementara mobil Brimob mengalami kerusakan pada lampu depan kanan dan kaca depan yang retak.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kecepatan kedua kendaraan saat kejadian.

"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami. Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti, keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," tambah Arfian.

Polisi menyebut saat proses evakuasi tidak ditemukan dokumen pengenal (KTP atau SIM) pada tubuh korban.

Namun, diketahui korban berjenis kelamin laki-laki, asal Kabupaten Majene, dan berdomisili di Kalukku.

Jenazah dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna keperluan visum dan menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Dikira Suara Mobil Pecah Ban

Meski tidak ada warga yang melihat langsung saat tabrakan terjadi, suara benturan tersebut terdengar hingga radius 50 meter.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved