Delapan Kucing di Kota Malang Mati Mendadak, Ini Kata Polisi
Kasus kematian misterius 8 kucing di Lesanpuro, Malang, viral dan diduga akibat keracunan. Polisi selidiki.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Kasus kematian misterius delapan kucing dalam waktu kurang dari sepekan menggegerkan warga Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.
Mayoritas kucing yang ditemukan mati bukanlah kucing liar, melainkan hewan peliharaan milik warga setempat.
Peristiwa ini pun viral di media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan kondisi kucing yang mati dengan ciri mulut berbusa dan tubuh kaku.
Sejumlah pihak menduga kematian kucing-kucing tersebut akibat keracunan. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Kapolsek Kedungkandang, Kompol M Roichan, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan berkoordinasi bersama warga dan pihak terkait.
“Koordinasi ini kami lakukan untuk menindaklanjuti laporan warga terkait kematian kucing yang sempat viral di media sosial,” kata Kompol M Roichan, Kamis (23/4/2026).
Peristiwa pertama dilaporkan terjadi pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu, seorang warga mendapati dua kucing peliharaannya masuk ke rumah dalam kondisi mulut berbusa dan kejang sebelum akhirnya mati.
Dalam waktu hampir bersamaan, kucing milik tetangga juga mengalami gejala serupa dan tidak dapat diselamatkan. Kejadian ini kemudian diunggah ke media sosial sebagai bentuk peringatan bagi warga lainnya.
Dalam unggahan tersebut juga disebutkan adanya dugaan makanan kucing yang mengandung serbuk putih yang diduga sebagai racun.
Empat hari berselang, tepatnya Selasa (21/4/2026), kejadian serupa kembali terjadi. Tiga kucing liar ditemukan mati dengan kondisi yang sama.
Secara keseluruhan, terdapat delapan kucing yang mati dalam dua kejadian tersebut, yakni lima kucing pada peristiwa pertama dan tiga kucing pada kejadian kedua.
Baca juga: Viral Anggota DPRD Baubau Ngamuk hingga Kejar Pendemo, Hasan Basri Buka Suara
Salah satu warga sekaligus pemilik kucing, Dian Tetetra, mengungkapkan bahwa kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekitar.
“Malam itu ada lima kucing yang mati. Dua kucing saya dan tiga kucing tetangga depan rumah saya,” ujarnya.
Ia menduga kematian kucing-kucing tersebut berkaitan dengan paparan racun, meski belum bisa memastikan adanya unsur kesengajaan.
“Kalau saya melihat dari mulutnya yang berbusa, itu tafsiran pribadi saya mungkin kena racun. Bukan diracun, tapi bisa saja tidak sengaja terpapar,” katanya.
Dian juga menjelaskan bahwa gejala yang dialami kucing berbeda-beda. Beberapa kucing liar sempat mengalami kejang selama sekitar 30 menit sebelum mati. Sementara kucing peliharaannya hanya menunjukkan gejala singkat sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
“Tidak lama, sekira 10 menit kucing saya mengeluarkan muntahan, berbusa, sempat mengeluarkan suara meng, terus saya tutup kain dan mati,” ujarnya.
Saat ini, warga memilih meningkatkan kewaspadaan dengan membatasi aktivitas hewan peliharaan mereka.
“Saya sekarang tidak membiarkan kucing keluar dulu. Biasanya pagi hari saya keluarkan, tapi sekarang masih saya tahan, mungkin sampai satu bulan atau lebih,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat segera melibatkan dokter hewan jika menemukan kejadian serupa guna memastikan penyebab pasti kematian.
“Perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan agar diketahui penyebab pastinya. Selain itu, masyarakat juga dapat pemahaman yang benar,” ujar Kompol M Roichan.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam kasus kematian hewan tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Viral 8 Kucing Mati Mendadak di Malang, Ini Kesaksian Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Foto-ilustrasi-kucing-yang-diambil-dari-Pex22.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.