Selasa, 9 Juni 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Profil & Sepak Terjang Didimus, Bupati Yahukimo Pastikan Penembakan ASN Tak Terkait Kunjungan Gibran

Didimus meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh suara-suara sumbang yang mencoba mengaitkan peristiwa penembakan Yemis dengan situasi politik.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Kolase
KASUS ASN DITEMBAK - (kiri) Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli memastikan penembakan terhadap Kasubag Dinas Perumahan Kabupaten Yahukimo, Yemis Yohame pada Selasa (21/4/2026) tidak ada kaitannya dengan kunjungan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. (kanan) Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi Sekolah Kristen Anugerah Dekai di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli memastikan penembakan terhadap Kasubag Dinas Perumahan Kabupaten Yahukimo, Yemis Yohame pada Selasa (21/4/2026) tidak ada kaitannya dengan kunjungan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
  • Diketahui Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Papua Senin (20/4/2026) hingga Rabu (22/4/2026).
  • Menurut Didimus, penembakan terhadap korban Yemis Yohame merupakan tindakan kriminal murni.


TRIBUNNEWS.COM, YAHUKIMO - Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli memastikan penembakan terhadap Kasubag Dinas Perumahan Kabupaten Yahukimo, Yemis Yohame pada Selasa (21/4/2026) tidak ada kaitannya dengan kunjungan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Diketahui Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Papua Senin (20/4/2026) hingga Rabu (22/4/2026).

Baca juga: ASN Yahukimo Ditembak Mati di Depan Rumah, Koops TNI Habema Buru Pelaku

Kunjungan ini berlangsung selama tiga hari di beberapa kabupaten/kota, termasuk Nabire, Mimika, Yahukimo, Sorong, dan Raja Ampat.

Didimus menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan Wapres Gibran.

"Terima Kasih Pak Wakil Presiden sudah datang ke Yahukimo, disini saya tegaskan, kejadian penembakan tidak ada kaitan atau hubungan dengan kunjungan Wakil Presiden," kata Didimus dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

 

 

Menurut Didimus, penembakan terhadap korban Yemis Yohame merupakan tindakan kriminal murni.

Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh suara-suara sumbang di media sosial yang mencoba mendiskreditkan pihak tertentu atau mengaitkan peristiwa ini dengan situasi politik.

Didimus menekankan pihak pemerintah sudah meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut guna mengungkap motif penembakan.

Baca juga: Sosok Yemis Yohame, Kasubag Dinas Perumahan Yahukimo Tewas Diduga Ditembak KKB, Bukan Sekpri Wabup

"Pemerintah meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan apakah pelaku berasal dari kelompok TPNPB, TNI, Polri maupun kelompok lainnya sebelum ada hasil penyelidikan resmi dari kepolisian," jelasnya.

Ia juga berharap semua elemen masyarakat dapat membantu mengungkap pelaku penembakan dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. 

Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas Kota Dekai dan membiarkan pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap tabir di balik peristiwa tragis ini. 

 

BUPATI KIRIM PESAN - Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, beberapa waktu lalu. Didimus mengirimkan pesan suara agar Kapolres dan Dandim 1715/Yahukimo berkoordinasi untuk menyelamatkan para guru saat OPM membakar SD di Anggruk, Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (21/3/2025).
BUPATI KIRIM PESAN - Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, beberapa waktu lalu. Didimus mengirimkan pesan suara agar Kapolres dan Dandim 1715/Yahukimo berkoordinasi untuk menyelamatkan para guru saat OPM membakar SD di Anggruk, Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (21/3/2025). (Istimewa)

 

Kronologi Penembakan

Aksi penembakan terjadi di Komplek Perumahan Eselon III, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21/4/2026) pukul 20.20 WIT.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved