Detik-detik Pria di Sukabumi Tewas Dikeroyok, Polisi Amankan Pisau, Ponsel, dan Miras
Seorang pemuda tewas dikeroyok lima orang di Sukabumi, polisi menduga motif dendam usai konflik sehari sebelumnya. Polisi masih identifikasi pelaku.
Ringkasan Berita:
- N. Rizky (30) ditemukan tewas di depan Pool Bus MGI, Sukabumi, setelah terlibat cekcok dengan lima orang pada Sabtu (2/5/2026) sore.
- Polisi mengamankan barang bukti pisau, balok kayu, serta rekaman CCTV.
- Hasil visum menunjukkan tiga luka tusuk dan luka serius di kepala serta wajah.
TRIBUNNEWS.COM - Kekerasan yang berujung pada kematian kembali terjadi di Indonesia, memperlihatkan betapa rentannya konflik pribadi berubah menjadi tragedi.
Seorang pemuda bernama N. Rizky (30) tewas dianiaya saat berada di Kampung Cibeureum RT 003/03, tepatnya di Pool Bus MGI, Jalan Raya Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (2/5/2026) sore.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan pelaku lebih dari satu orang yang kini masih dalam pengejaran.
Sejumlah barang bukti diamankan mulai satu buah pisau berukuran kecil, satu unit handphone milik korban, botol air mineral berisi minuman keras, sepatu bot, serta satu unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah.
Awalnya, korban yang tinggal di Kampung Babakan Limbangan, Desa Sukaraja mendatangi lokasi kejadian menggunakan sepeda motor seorang diri.
Setiba di depan Pool Bus MGI, korban terlibat cekcok dengan sekelompok orang yang diduga berjumlah lima orang.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menjelaskan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat petugas kepolisian mendatangi TKP.
Baca juga: Anak yang Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Konsumsi Narkoba
"Diduga menjadi korban tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan.”
“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban mengalami tiga luka tusuk serta luka memar dan sobek di bagian wajah akibat kekerasan,” ungkapnya, Sabtu, dikutip dari TribunJabar.id.
Penyidik mengamankan CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengecek rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian,” bebernya.
Dugaan sementara, motif penganiayaan karena dendam.
Sehari sebelum kejadian, korban diduga menganiaya salah satu pelaku di dekat Pertigaan Goalpara Sukabumi.
“Dari perkelahian itu, pria berinisial M mengalami luka robek dan harus mendapatkan 10 jahitan pada area wajahnya. Sehingga pada Sabtu sore pria berinisial M bertemu dengan korban dan melakukan pemukulan (atau aksi balas dendam),” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pengeroyokan-di-Sukabumi.jpg)