Senin, 4 Mei 2026

Dosen UIN Jambi Buka Suara Digerebek Istri Bersama Perempuan Lain di Kamar Kos

DK mengklarifikasi atas tuduhan sedang berdua bersama seorang perempuan di kamar,

Tayang:
Penulis: Hasanudin Aco
Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
TANGGAPI KLARIFIKASI - Pengacara istri DK, Putra Tambunan, menanggapi klarifikasi yang disampaikan Dedek Kusnadi alias DK terkait penggerebekan yang viral di media sosial, Sabtu (2/5/2026) malam. 

Ringkasan berita

  • Seorang dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berinisial DK digerebek istri bersama warga di kamar kos dengan seorang mahasiswi, dan videonya viral.
  • Rektor Kasful Anwar menonaktifkan DK dari jabatan wakil dekan.
  • DK membantah tuduhan mesum, mengaku tidak berdua dan menyebut ada pihak lain serta situasi yang membuatnya bersembunyi.
  • Pihak istri melalui kuasa hukum meragukan penjelasan tersebut, termasuk soal keterlibatan oknum TNI.
  • Sementara Ketua RT menyebut penggerebekan berlangsung sekitar 1,5 jam hingga DK keluar dan dibawa polisi.
  • Kasus ini memicu perhatian publik karena perbedaan versi antara DK dan pihak istri.

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI -  Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berinisial DK digerebek istri bersama warga di sebuah kos-kosan di Kota Jambi.

Ia kedapatan tengah berada di kamar bersama seorang mahasiswi.

Videonya viral dan menyebar dengan cepat di media sosial.

Penggerebekan di indekos RT 34, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, itu membuat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Kasful Anwar, menonaktifkan Dedek Kusnadi (DK) dari dari jabatan sebagai wakil dekan fakultas syariah.

Penjelasan Dosen Berinisial DK

DK mengklarifikasi atas tuduhan sedang berdua bersama seorang perempuan di kamar,

Meski membantah, DK mengakui dekat dengan perempuan itu.

"Artinya, saya di sana berada bukan berdua, tapi di dalam itu saya bertiga," katanya, Sabtu (2/5/2026) dikutip dari Tribun Jambi.

Dia menceritakan awal mula bisa sampai dalam kamar kos perempuan itu.

Awalnya dia menemani perempuan tersebut ke sebuah toko kecantikan.

"Sampai di sana terjadilah keributan bersama rekan atau rekan satu usaha saya. Masalah utang-piutang. Lalu, saya pergi," tuturnya.

Dia segera menghubungi seorang oknum anggota TNI yang disebutnya bernama Yoli.

"Lalu, Bang Yoli telepon saya. 'Kau jangan sendirian, katanya kan. Karena kondisi kau sekarang sedang ini, kau jangan sendirian, biar abang temani, nanti abang urus yang lainnya, ya, katanya. Ya, Bang, saya bilang," jelasnya.

Dia menerangkan, Yoli menjemput perempuan yang ada di lokasi tersebut, kemudian pergi ke Korem.

Saat perjalanan, kata Dedek, Yoli menanyakan keberadaan DK dan mengabarkan bahwa tidak jadi berangkat ke sana.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved