Kecelakaan Maut di Musi Rawas Utara
Daftar 10 dari 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Teridentifikasi, Termasuk Bayi 1,5 Tahun
10 dari 16 korban meninggal akibat kecelakaan Bus ALS dan truk tangki telah teridentifikasi. Empat korban selamat masih menjalani perawatan.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 10 dari 16 korban meninggal akibat kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki PT Seleraya di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kelurahan Karang Jaya, Sumsel telah teridentiifikasi.
- Korban meninggal dunia terdiri dari sopir, kru bus hingga penumpang Bus ALS serta pengemudi dan penumpang truk tangki minyak.
- Sementara enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI Polri.
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sebanyak 10 dari 16 korban meninggal akibat kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki PT Seleraya di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kelurahan Karang Jaya, Sumsel telah teridentiifikasi.
Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, korban meninggal dunia terdiri dari sopir, kru bus hingga penumpang Bus ALS serta pengemudi dan penumpang truk tangki minyak.
Baca juga: 3 dari 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS adalah Pasutri & Bayinya Berusia 18 Bulan Asal Lampung
Sementara enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI Polri.
Total 16 jenazah korban masih menjalani proses identifikasi di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan proses identifikasi dilakukan secara intensif guna memastikan seluruh korban dapat segera dikenali oleh pihak keluarga.
"Proses identifikasi dilakukan secara profesional dan transparan agar seluruh korban dapat segera diserahkan kepada keluarga masing-masing," ujarnya.
Berikut daftar identitas korban meninggal dunia yang telah terdata:
- Aryanto (49), pengemudi truk tangki PT Seleraya, warga Lubuk Linggau.
- Martono (48), penumpang truk tangki PT Seleraya, warga Musi Rawas Utara.
- Alif (44), pengemudi Bus ALS, warga Jawa Tengah.
- Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.
- Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.
- Relodo, penumpang Bus ALS.
- Zulkifli, penumpang Bus ALS.
- Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.
- Rani, penumpang Bus ALS.
- Bela (1,5) anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.
Baca juga: Bukan Martini, Kernet Truk Tangki yang Tewas Bernama Martono, Istri: Saya Takut gak Kuat Ngomong
Empat korban selamat saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Rupit, yakni:
- Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah (mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit).
- Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah (mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit).
- Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal (mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit).
- M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS, warga Riau (mengalami luka lecet atau luka ringan).
Diketahui, kecelakaan maut Bus ALS dan truk tangki minyak terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Peristiwa diduga bermula saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan, namun kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak truk tangki minyak.
Akibat kecelakaan tersebut, total 20 orang menjadi korban, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, tiga orang luka berat dan satu orang luka ringan.
Sumber: Sriwijaya Post
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Daftar 10 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Teridentifikasi, Ada Seorang Bayi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Evakuasi-jenazah-korban-kecelakaan-bus-ALS-vs-truk-tangki-di-Muratara.jpg)