Kasus Pencabulan di Pati
Sering Datangi Makam Keramat, Kiai Ashari Ditangkap Saat Naik Motor di Wonogiri
Selama masa pelarian, tersangka kerap mengunjungi tempat-tempat keramat bernuansa spiritual.
Ringkasan Berita:
- Ashari ditangkap polisi setelah berpindah kota sambil mengunjungi petilasan, makam, dan pemandian keramat selama pelarian.
- Polisi melacak keberadaan Ashari melalui petunjuk warga serta kebiasaannya mencari lokasi ziarah di berbagai daerah.
- Tim Resmob menangkap Ashari di Wonogiri setelah mengejar sepeda motornya hingga terhenti pada jalan buntu.
TRIBUNNEWS.COM, PATI – Dalam pelariannya, kiai cabul Ashari sering mengunjungi tempat-tempat keramat di berbagai wilayah.
Pemimpin Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Kabupaten Pati Jawa Tengah itu ditangkap saat berpindah-pindah kota.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, mengungkapkan bahwa pengejaran dilakukan lantaran tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan dan diduga kuat mencoba melarikan diri ke luar daerah.
"Karena yang bersangkutan tidak datang dan kami menduga akan melarikan diri, setelah kami cek memang keberadaannya sudah tidak ada di Pati," ujar Kompol Dika di Polresta Pati, Kamis (7/5/2025).
Tim penyidik kemudian mempelajari kebiasaan tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ashari terdeteksi berpindah-pindah mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo, hingga Wonogiri.
Selama masa pelarian, tersangka kerap mengunjungi tempat-tempat keramat bernuansa spiritual.
Kompol Dika menjelaskan bahwa tersangka selalu menyambangi lokasi petilasan, pemandian, hingga pemakaman keramat.
Jejak-jejak di lokasi inilah yang menjadi petunjuk penting bagi kepolisian untuk mempersempit ruang gerak tersangka.
"Setiap tempat yang didatangi, kami selalu mendapatkan petunjuk terkait ciri-ciri tersangka. Sampai akhirnya kami mendapat informasi bahwa yang bersangkutan sempat bertemu dan mengobrol dengan seseorang," tambahnya.
Dalam pemeriksaan sementara, diketahui bahwa rute pelarian tersangka tidak terjadwal secara rapi.
Ashari cenderung bergerak secara acak dan sering bertanya kepada warga setempat mengenai lokasi makam yang bisa diziarahi.
Di Jawa Barat sendiri, tersangka diketahui sempat bolak-balik ke wilayah Sentul. Selain itu dia juga sempat berada di Gunung Muria wilayah Kudus.
Baca juga: Foto-foto Penangkapan Kiai yang Cabuli Santriwati di Pati: Tiarap ke Tanah, seperti Tanpa Celana
Polisi saat ini juga masih mendalami motif dan keterlibatan pihak lain yang diduga membantu pelarian Ashari selama ini.
Dalam video yang beredar di media sosial, Ashari ditangkap saat bersama seorang pria bernama Kuswandi.
"Kami masih mempelajari apakah ada motif tertentu atau keterlibatan orang lain atas pelarian Ashari ini," pungkas Kasat Reskrim.
Ditangkap Saat Naik Motor
Kepala Tim Resmob Jatanras Polda Jateng AKP Rio Adi Putra mengatakan, pihaknya mendapat instruksi mem-back up Polresta Pati dalam mengejar tersangka.
Tim Resmob Jatanras Polda Jateng mendapat informasi bahwa tersangka berada di Purwantoro, Wonogiri.
Rio menjelaskan, hasil penyelidikan timnya menunjukkan bahwa tersangka masih berada di Wonogiri. Tim Resmob Jatanras Polda Jateng kemudian melakukan surveillance atau pengawasan di lapangan.
Selanjutnya, tim berpapasan dengan terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor di jalan desa.
"Berawal dari kecurigaan tim di lapangan ada sepeda motor melintas," jelas Rio.
Baca juga: Rute Pelarian Kiai Pencabul Puluhan Santri di Pati Terungkap, Sempat ke Jakarta
Tim memutuskan membuntuti tersangka di jalan setapak perbukitan yang membuat terduga pelaku semakin memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.
Keputusan tersangka yang mengendarai sepeda motor secara cepat membuat tim semakin curiga. Akhirnya, tersangka diberhentikan di jalan buntu.
Saat itu, terduga pelaku menunjukkan identitas palsu dan berusaha kabur.
Namun, tim tidak terkecoh dengan akal-akalan AS karena petugas sudah mengantongi foto yang asli.
"Yang bersangkutan dan akhirnya tidak bisa mengelak lagi dan mengaku," pungkas Rio. (Tribun Banyumas/Kompas.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul Akhir Pelarian Kiai Cabul Pati, Kunjungi Makam-makam Keramat selama Buron
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.