Sabtu, 9 Mei 2026

Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara: 14 Pendaki Selamat, 2 WNA Asal Singapura Hilang

Seluruh korban selamat yang berhasil dievakuasi langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Tobelo untuk mendapatkan penanganan medis.

Tayang:
Penulis: Erik S
HO/IST/Basarnas Ternate
EVAKUASI - Basarnas Ternate berhasil mengevakuasi 14 pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono, terdiri dari tujuh WNA asal Singapura dan tujuh warga Maluku Utara. Seluruh korban selamat telah dibawa ke RSUD Tobelo untuk mendapat perawatan, Jumat (8/5/2026). 

Saat ini, fokus utama petugas adalah mencari dua WNA Singapura yang masih hilang: H.W.Q.T. (L), usia 30 tahun. S.M.B.A.H. (L), usia 27 tahun.

ERUPSI GUNUNG DUKONO - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara alami erupsi, Jumat (8/5/2026) pagi. Hasil pengamatan menunjukkan kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat.
ERUPSI GUNUNG DUKONO - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara alami erupsi, Jumat (8/5/2026) pagi. Hasil pengamatan menunjukkan kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat. (Istimewa)

Terhambat Lontaran Lava Pijar

Operasi pencarian tidak berjalan mulus. Pada pukul 14.10 WIB, tim terpaksa menghentikan sementara pergerakan demi keselamatan personel.

Hal ini dipicu oleh adanya potensi lontaran lava pijar dengan jangkauan mencapai 1,5 kilometer dari puncak kawah. Seluruh personel evakuasi sempat tertahan di Pos 5 untuk menunggu kondisi aktivitas vulkanik melandai. Pencarian baru kembali dilanjutkan pada pukul 15.25 WIB setelah situasi dinilai cukup aman untuk penyisiran.

Drone dan Penyisiran Sungai 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara memimpin langsung operasi yang kini dibagi menjadi dua titik pencarian utama: Tim Pertama: Melakukan penyisiran di jalur pendakian menuju puncak.

Tim ini berada pada jarak sekitar 500 meter dari kawah dan menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk memantau situasi udara guna meningkatkan efektivitas evakuasi pendaki. Tim Kedua: Fokus melakukan penyisiran di wilayah aliran sungai di sekitar kawasan puncak gunung untuk mencari jejak kedua korban hilang. (Tribun Ternate/Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul Erupsi Gunung Dukono Halut Hambat Evakuasi, 2 Pendaki Asal Singapura Belum Ditemukan

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved