Tergiur Lowongan Kerja di Medsos, Mahasiswi di Makassar Disekap dan Jadi Korban Kekerasan
Mahasiswi di Makassar diduga disekap usai tergiur lowongan babysitter di Facebook, polisi buru pelaku.
Ringkasan Berita:
- Mahasiswi MR (20) di Makassar diduga disekap dan mengalami kekerasan setelah tergiur lowongan babysitter di Facebook.
- Korban ditemukan dengan tangan terikat di kontrakan Jalan Metro Tanjung Bunga.
- Polisi memburu pelaku FR dan mendalami dugaan kekerasan seksual.
- Kasus ditangani Unit PPA Polrestabes Makassar
TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswi berinisial MR (20) di Kota Makassar diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan setelah tergiur tawaran pekerjaan babysitter yang ditemukan melalui Facebook.
Peristiwa tersebut terungkap pada Minggu (10/5/2026) di sebuah rumah kontrakan dalam kompleks perumahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat setelah diduga ditinggalkan seorang diri oleh pelaku di rumah yang baru disewa selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (8-10 Mei 2026).
Kronologi Kejadian
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latief, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi.
“Setelah tiba di TKP, kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” ujar Latief.
Korban kemudian diamankan dan diarahkan melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) agar kasus tersebut diproses lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan awal, kejadian bermula saat korban melihat informasi lowongan kerja babysitter di Facebook.
Setelah mengirimkan berkas lamaran, korban disebut dinyatakan lolos dan diminta datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian.
Setelah tiba di lokasi, korban diarahkan untuk menginap di rumah kontrakan yang disewa pelaku berinisial FR. Namun saat berada di rumah tersebut, korban diduga mengalami tindak kekerasan hingga disekap.
Polisi juga mengungkap adanya dugaan kekerasan seksual berdasarkan pengakuan awal korban. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Unit PPA Polrestabes Makassar bersama Polsek Tamalate.
“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran,” tegas Latief.
Baca juga: Kemenag Ungkap Penipuan Pendaftaran Pernikahan Catut Nama KUA, Ini Modusnya
Upaya Menyelamatkan Diri
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebut korban berhasil menyelamatkan diri dengan keluar melalui jendela rumah meski dalam kondisi tangan terikat.
Warga sekitar yang melihat kondisi korban langsung memberikan bantuan sebelum polisi tiba di lokasi.
Korban diketahui merupakan mahasiswi asal Kalimantan yang sedang menempuh pendidikan di Makassar melalui program beasiswa.
Hingga kini aparat masih memburu pelaku dan mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Kronologi Mahasiswi Makassar Disekap dan Dirudapaksa saat Lamar Kerja Babysitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-penipuan12222.jpg)