Diawali Pelukan dan Kata Maaf, Istri Juragan Bakso di IKN Lukai Leher Suami saat Liburan
Istri melukai leher suaminya saat berlibur di Parangtritis, Yogyakarta. Tersangka mengawali aksinya dengan memeluk dan menyampaikan permintaan maaf.
Ringkasan Berita:
- Istri melukai leher suaminya saat berlibur di Parangtritis, Yogyakarta.
- Konflik keduanya bermula saat sang istri ketahuan berkomunikasi dengan pria lain.
- Tersangka mengawali aksinya dengan memeluk dan menyampaikan permintaan maaf kepada suaminya.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia masih menjadi masalah serius.
Melansir pusiknas.polri.go.id, data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menunjukkan 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah tangga.
Berdasarkan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) Kemen PPPA, jumlah total kasus kekerasan yang terjadi dalam periode Januari-Oktober 2025 mencapai 25.180 kasus, dengan 26.861 korban.
Dari jumlah itu, 14.795 kasus terjadi di lingkungan rumah tangga, menimpa 15.657 orang.
Korbannya mayoritas adalah perempuan dan anak.
Namun, tak melulu korbannya adalah perempuan dan anak. Beberapa kasus, suami juga bisa menjadi korban KDRT.
Seperti yang terjadi di sebuah Losmen di Padukuhan Mancingan XI, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026).
Seorang suami bernama Sukimin (35) menjadi korban KDRT oleh istrinya, AF (25).
Mereka merupakan warga Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang tengah berlibur di Yogyakarta.
Keluarga ini merupakan pengusaha bakso yang tergolong sukses di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Pasangan tersebut sedang pulang kampung ke Karanganyar untuk membangun rumah dari hasil merantau, sekaligus menikmati masa liburan.
Baca juga: Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto Usai Kepergok Lakukan KDRT terhadap Istri, Ditangkap di Surabaya
"Jadi keluarga ini merantau di IKN, ada usaha yaitu jualan bakso dan cukup maju untuk usahanya tersebut."
"Sehingga mereka pulang membangun rumah di Karanganyar, sekaligus untuk liburan," ujar Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono di Mapolres Bantul, Rabu (13/5/2026), dilansir Kompas.com.
Namun, liburan itu berubah menjadi "bencana" bagi rumah tangga mereka.
Kejadian bermula saat Sukimin mendapati istrinya berkomunikasi dengan pria lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-bergambar-kepalan-tangan.jpg)