Senggolan Saat Berjoget, Oknum TNI Tembak Sesama TNI hingga Tewas
Kedua tersangka adalah Sersan Satu (Sertu) MRR dan seorang warga sipil berinisial DS.
Ringkasan Berita:
- Pomdam Sriwijaya menetapkan Sertu MRR dan DS tersangka penembakan Pratu Ferischal di Palembang kemarin malam.
- Sertu MRR diduga menembak korban, sedangkan DS menyembunyikan senjata api rakitan barang bukti penembakan tersebut.
- Keluarga korban berharap proses hukum transparan, sementara jenazah Pratu Ferischal dimakamkan secara militer resmi.
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Dua orang ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan Prajurit Satu (Pratu) Fersichal alias FAA ketika berada di Kafe Panhead, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumatra Selatan.
Kedua tersangka adalah Sersan Satu (Sertu) MRR dan seorang warga sipil berinisial DS.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya, Letkol (Inf) Yordania Sertu MRR berperan sebagai penembak, sementara DS berperan menyembunyikan barang bukti.
"Senjata api rakitan yang digunakan ditemukan oleh petugas di kediaman rumah DS yang berlokasi di Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang," ujar Letkol Inf Yordania, Minggu (17/5/2026).
Penetapan tersangka tersebut, lanjut Yordania, dilakukan setelah Polisi Militer Kodam (Pomdam) II/Sriwijaya melakukan pemeriksaan kurang dari 24 jam.
Yordania menjelaskan, Sertu MRR kini telah ditahan di Pomdam II/Sriwijaya untuk menjalani proses hukum.
Sementara DS akan menjalani pemeriksaan di Kepolisian.
"Hari ini, warga sipil inisial DS akan diserahkan langsung ke Polisi," kata Yordania di kantornya, Minggu (17/5/2026).
Pemakaman secara Militer
Menurut Yordania, Pratu FAA yang tewas telah dimakamkan secara militer di Palembang.
“Pemakaman dilakukan kemarin, seluruh hak korban sudah kami berikan," kata Yordania.
Pantauan di rumah duka Jalan Tanjung Jabung, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, papan karangan bunga berisi ungkapan belasungkawa terpajang di pinggir jalan.
Jenazah korban sudah dimakamkan di TPU Sematang Borang pada hari Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Fakta Senjata Api dalam Kasus Penembakan Anggota TNI di Palembang, Sertu MRR dan DS jadi Tersangka
Keluarga Harap Proses Hukum Transparan
Jasmadi Pasmeindra, paman korban, mengatakan pihak keluarga berharap pihak yang terlibat diproses hukum secara transparan.
"Keluarga meminta diusut tuntas. Jadi tersangka dan barang bukti yang diamankan ini mohon dipertegas, jenis senjatanya apa dan tersangka ini apa satuannya, dari mana. Supaya keluarga bisa mendapat suatu keadilan yang ditegakkan. Kami berharap penuh," ujar Jasmadi.
Ferischal sejak kecil bercita-cita sebagai seorang prajurit TNI dan impiannya itu tercapai. Sudah sejak tahun 2020 Pratu Ferischal mengabdikan diri sebagai prajurit TNI, tepatnya di Kesdam II/Sriwijaya.
"Kurang lebih enam tahun, alhamdulillah sudah tamat sekolah tes langsung lulus jadi TNI. Bulan Januari 2026 ini almarhum baru pulang dari Papua, tugas di sana selama satu tahun," ungkapnya.
Di mata keluarga, almarhum Ferischal dikenal sebagai sosok loyal dan humoris sehingga keluarga cukup merasa kehilangan.
"Dengan sepupu-sepupunya loyal ketika dia pulang dinas. Dengan orang tua juga begitu, orangnya periang dan humoris," katanya.
Jenazah almarhum Pratu Ferischal sudah dimakamkan secara militer di TPU Sematang Borang pada hari Sabtu (16/5/2026) malam.
"Kami apresiasi Kodam II/Sriwijaya yang memberi perhatian kepada keponakan kami. Dari mulai penyerahan jenazah hingga proses pemakaman dilakukan secara militer," tutupnya.
Senggolan Saat Joget
Pratu F (23) dan RN (23) diduga terlibat selisih paham Sabtu (16/5/2026), sekira pukul 02.40 WIB.
Berawal dari keduanya senggolan saat berjoget.
Diduga pelaku dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekannya.
Terduga pelaku langsung mencabut senjata api yang berada di pinggangnya dan langsung melakukan penembakan ke arah korban sebanyak satu kali.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak terselamatkan dengan mengalami luka tembak pada perut sebelah kanan.
Baca juga: Pelaku Penembakan Brigadir Arya Tewas saat Baku Tembak dengan Polisi, Rekannya Berhasil Ditangkap
Mendapati adanya peristiwa tersebut, piket SPK dan piket fungsi bersama opsnal Polsek IB I Palembang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek IB I AKP Rafiq langsung mendatangi TKP guna melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, serta mengevakuasi korban.
Korban dilarikan ke RS Permata untuk diberi tindakan medis.
Pada pukul 03.30 WIB, setelah diberikan tindakan medis oleh pihak RS Permata, korban dinyatakan meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian perut sebelah kanan sebanyak 1 lubang.
Menurut Kapolsek IB I Palembang Kompol Fauzi Saleh, sebelum mengembuskan napas terakhir, PS sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Permata Palembang.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Tembak Mati Pratu Ferischal, Sertu MRR jadi Tersangka, DS Warga Sipil Turut Terseret
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/WARGA-SIPIL-TERSERET-penembakan.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.