Mahasiswi UIN Solo Mengaku Dilecehkan Dosen saat Sidang Skripsi, Kasus Ditangani Satgas PPKS
Dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen berinisial F di UIN Raden Mas Said Solo mencuat setelah sepuluh mahasiswi berani bersuara.
Hingga kini, ada 10 mahasiswi yang mengaku mendapat pelecehan baik fisik maupun verbal.
“Kalau sudah berkali-kali terjadi, rasanya teguran saja tidak cukup,” imbuhnya.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Toto Suharto, menjelaskan korban telah membuat laporan melalui aplikasi Sistem Layanan Pengaduan (SILADA).
Kasus tersebut masih ditangani Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Solo.
“Ketua Satgas kemudian memberikan peringatan dengan keras dan tegas, dan meminta pelaku agar meminta maaf pada korban secara langsung, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi pada siapapun,” katanya.
Pihak kampus telah memanggil dosen yang bersangkutan serta melakukan koordinasi internal.
Sebagian artikel telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Rektor UIN Raden Mas Said Solo Akui Ada Laporan Dugaan Pelecehan, Pelaku Diberi Peringatan Keras
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunSolo.com/Anang)