5 Populer Regional: Anggota Densus 88 Dilaporkan Calon Istri-Daftar Wilayah Alami Blackout Sumatera
Briptu Alim dilaporkan ke Propam usai mangkir dari pernikahan, sementara listrik padam massal melanda empat provinsi di Sumatera.
Ringkasan Berita:
- Populer regional merupakan berita yang paling banyak dibaca selama 24 jam terakhir.
- Kemudian ada anggota Densus 88 Antiteror bernama Briptu Alim dilaporkan calon istrinya ke Propam Polri karena tidak hadir pada hari pernikahan di Ternate, Maluku Utara.
- Kemudian ada pemadaman listrik massal melanda Aceh, Sumut, Riau, dan Sumbar sejak Jumat malam akibat gangguan transmisi 275 kV di Jambi yang dipicu cuaca ekstrem.
TRIBUNNEWS.COM - Populer regional dimulai dari seorang anggota Densus 88 Antiteror bernama Briptu Alim atau AA di Kota Ternate, Maluku Utara, dilaporkan ke Propam Polri oleh calon istrinya.
Penyebabnya, Briptu Alim tak datang pada hari pernikahan pada Sabtu (16/5/2026).
Briptu Alim bertugas sebagai Bintara Unit (Banit) Tim Unit II Opsnal Subdit Opsnal Unit Intel.
Kemudian ada kabar pemadaman listrik massal melanda Aceh, Sumut, Riau, dan Sumbar sejak Jumat (22/5) malam.
Aceh padam hingga 10 jam, Medan dan Riau masih gelap, sementara 175 penyulang di Sumbar belum pulih.
PLN menyebut gangguan dipicu cuaca ekstrem di transmisi 275 kV Jambi.
Berikut rangkuman berita populer regional selengkapnya selama 24 jam terakhir:
1. Sosok Briptu Alim, Anggota Densus 88 Dilaporkan Calon Istri karena Tak Datang di Hari Pernikahan
Sebuah pernikahan dianggap sah apabila dilakukan menurut hukum agama dan kepercayaan masing-masing.
Kemudian, pernikahan dicatat secara resmi oleh negara, serta memenuhi syarat batas usia dan persetujuan mempelai.
Di Indonesia aturan tentang pernikahan diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 beserta perubahannya melalui UU Nomor 16 Tahun 2019.
Seorang anggota Densus 88 Antiteror bernama Briptu Alim atau AA di Kota Ternate, Maluku Utara, dilaporkan kepada Propam Polri oleh calon istrinya, AH alias Anisa (25).
Penyebabnya, Briptu Alim tak datang pada hari pernikahan mereka pada Sabtu (16/5/2026).
Briptu Alim merupakan anggota Densus 88 Antiteror Polri Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara.
Ia bertugas sebagai Bintara Unit (Banit) Tim Unit II Opsnal Subdit Opsnal Unit Intel.
Banit Tim Unit II Opsnal Subdit Opsnal Unit Intel berperan menyelenggarakan fungsi intelijen keamanan.
Tugasnya meliputi pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), deteksi dini (early warning), dan peringatan dini untuk mencegah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakarat (Kamtibmas).
Briptu Alim sudah menjalin hubungan asmara dengan Anisa selama tujuh tahun.
Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Polri Wilayah Maluku Utara Kombes Pol. Muslim Nanggala membenarkan Briptu AA merupakan anggotanya.
Sebagai pimpinan, Muslim menegaskan, pihaknya telah menindaklanjuti aduan yang disampaikan Anisa, calon istri Briptu Alim.
Penanganan kasusnya, kata Muslim, akan dilakukan sesuai prosedur kedinasan.
“Kita tetap akan proses oknum tersebut sesuai aduan dari pihak korban dalam hal ini pihak perempuan,” ujarnya, saat dikonfirmasi TribunTernate.com via WhatsApp, Jumat (22/5/2026).
2. Pembunuhan Wanita di Serang Direkayasa, Jasad Ditemukan Tergantung di Pohon
Kasus kekerasan terhadap perempuan menunjukkan rentannya perempuan menjadi korban pelampiasan emosi hingga berujung pada hilangnya nyawa.
Pada Senin (18/5/2026) lalu, perempuan berinisial BB (41) ditemukan tewas tergantung di Lingkungan Pakel Pudak, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.
Warga mengira BB mengakhiri hidupnya, namun penyidik melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematiannya.
Ditemukan luka robek di pelipis kanan korban serta memar di beberapa bagian tubuh.
Korban merupakan warga Kampung Pakel Masjid yang rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan jasad.
Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap BB tewas dianiaya dan pelaku berinisial AS (47) merekayasa kematian korban.
AS merupakan teman korban yang ditangkap di Jalan Garuda Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Jumat (22/5/2026) dini hari.
Kanit Jatanras Polresta Serang Kota, Iptu Angga Kusuma W, menjelaskan AS dan korban bertemu pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Korban itu mau meminjam uang, karena pelaku ini tidak mempunyai uang, lalu korban mengeluarkan kata-kata yang membuat pelaku ini sakit hati," ungkapnya, Jumat (22/5/2026).
AS yang tersinggung dengan ucapan tersebut memiting leher korban.
Melihat korban tak bernyawa, AS merekayasa kematian dengan menggantung jasad menggunakan tali tambang.
"Untuk motifnya sendiri jadi pelaku ini merasa sakit hati atas ucapan dari korban, menurut keterangan dari pelaku bahwa korban mengatakan kepada pelaku dengan kata-kata kasar ataupun kata-kata yang tidak baik," terangnya, dikutip dari Tribunbanten.com.
3. Kondisi Pilu Jenazah Tergeletak di Lampung Selatan, Ada Surat Wasiat Minta Dimakamkan Secara Layak
Temuan sesosok jenazah tanpa identitas pada Jumat (22/5/2026) subuh gegerkan warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
Di dekat jenazah yang tergeletak, ada selembar surat wasiat yang berisi pesan memilukan yakni permintaan agar dimakamkan secara layak.
Penemuan itu sempat diunggah oleh akun media sosial bernama @ferryardian1992 dan dengan cepat menyebar di tengah warga.
Kondisi Jenazah: Tergeletak, Tubuhnya Kurus, Luka di Pinggang
Kapolsek Katibung Polres Lampung Selatan, IPTU Dita Hidayatullah, membenarkan adanya penemuan jasad misterius tersebut.
Ia menyebut, saat pertama kali ditemukan, kondisi jenazah sangat memprihatinkan dan tidak ditemukan sidik jari yang dapat digunakan untuk identifikasi.
“Kondisi tubuhnya kurus. Pada bagian pinggang belakang ditemukan tanda pembusukan dan kerusakan jaringan,” kata IPTU Dita Hidayatullah, Jumat (22/5/2026) malam.
Berdasarkan pemeriksaan awal, luka pada bagian pinggang diduga akibat kondisi korban yang semasa hidupnya lebih banyak berbaring karena sakit yang diderita.
“Menurut dokter, perkiraan waktu kematian belum lebih dari 1 x 24 jam. Kondisi mayat saat ditemukan masih relatif baru,” ujarnya.
4. Sosok Nayla, Calon Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad, Ditangkap di Hotel Jepara
Beredar viral di media sosial video pesta pernikahan yang batal karena calon pengantin wanita kabur sebelum ijab kabul.
Dalam video terlihat, panggung serta dekorasi telah didirikan dan mahar Honda PCX telah disiapkan.
Pernikahan yang hendak digelar di Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis (21/5/2026) dibatalkan.
Calon pengantin pria bernama Muhammad Musalim (33) membawa pulang mahar karena dikhianati calon pengantin wanita bernama Nayla Anik Setiyawati (19).
Gadis tersebut diduga kabur dengan pria lain karena tidak ingin menikah.
Keluarga berusaha mencari keberadaan Nayla dan membuat laporan ke polisi.
Setelah dilakukan penyelidikan, Nayla diamankan di sebuah hotel di Jepara, Jawa Tengah pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Petugas juga mengamankan pria di kamar hotel berinisial DF (18), warga Desa Purwosari, Tlogowungu, yang diduga kekasih Nayla.
Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, menjelaskan Nayla nekat kabur dari rumah melalui pintu belakang.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan pencarian bersama Resmob Polresta Pati dan Resmob Polres Jepara,” ungkapnya, Sabtu, dikutip dari TribunJateng.com.
Keberadaan Nayla terungkap setelah penyidik menemukan sepeda motor Honda Beat milik DF terparkir di hotel.
Pihaknya mendalami kasus ini dengan pendekatan humanis untuk menjaga situasi tetap kondusif.
5. Daftar Wilayah Terdampak Blackout Massal di Sumatera: Listrik Masih Padam di Aceh hingga Medan
Pemadaman listrik massal atau blackout melanda sejumlah wilayah di Sumatera bagian utara sejak Jumat (22/5/2026) malam hingga Sabtu (23/5/2026).
Gangguan sistem kelistrikan ini berdampak luas di Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga Sumatera Barat.
Bahkan di Aceh, listrik padam berlangsung lebih dari 10 jam dan menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh.
Aceh Padam 10 Jam, 17 Gardu Induk Sudah Pulih
PT PLN (Persero) menyebut gangguan dipicu masalah pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi akibat cuaca ekstrem.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, mengatakan proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap.
“PLN terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian wilayah Sumatra terdampak,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 17 dari total 21 gardu induk terdampak di Aceh telah berhasil dipulihkan.
Meski demikian, pemadaman berkepanjangan sempat membuat warga kesulitan beraktivitas.
Sejumlah rumah gelap total, jaringan internet terganggu, hingga aktivitas usaha terhambat akibat listrik belum kunjung normal.
(Tribunnews.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.