Berita Viral
Drama Pernikahan Anggota Densus 88 di Ternate: Nisa Ogah Lanjutkan, Briptu Alfandi Ngaku Masih Cinta
Anggota Densus 88, Briptu Alfandi Alim, menjadi perbincangan warganet di Indonesia setelah tidak hadir dalam acara pernikahannya sendiri.
Ringkasan Berita:
- Briptu Alfandi Alim, anggota Densus 88, jadi sorotan setelah tidak hadir di acara pernikahannya dengan Anisa di Ternate, Maluku Utara.
- Anisa mengaku malu dan kecewa, lalu melayangkan somasi serta melapor ke Propam Mabes Polri, sambil menegaskan tak ingin melanjutkan pernikahan.
- Meski demikian, Briptu Alfandi mengaku masih mencintai Anisa dan ingin menikahinya, sementara Densus 88 menyatakan akan melakukan pembinaan terhadap anggotanya.
TRIBUNNEWS.COM - Anggota Densus 88, Briptu Alfandi Alim, menjadi perbincangan warganet di Indonesia setelah tidak hadir dalam acara pernikahannya sendiri.
Calon mempelai perempuan, Anisa, warga Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, mengaku kecewa atas kejadian tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Nisa itu menegaskan, tidak akan melanjutkan hubungannya dengan Briptu Alfandi ke jenjang yang lebih serius.
Padahal keduanya sudah melangsungkan nikah dinas di kesatuan Satgaswil Maluku Utara Densus 88.
Nikah dinas atau yang dikenal sebagai Sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk) adalah sidang wajib yang harus dilalui anggota Polri dan calon pasangannya sebelum menikah secara resmi.
Proses ini bertujuan untuk mendapat izin dinas serta memastikan kesiapan mental dan administrasi.
Di sisi lain, Briptu Alfandi mengaku masih mencintai Nisa dan tetap ingin menikahinya.
Bagaimana kelanjutan dari drama pernikahan anggota Densus 88 di Ternata ini?
Berikut informasi lengkapnya dirangkum Tribunnews.com, Selasa (26/5/2026):
Baca juga: Pernikahannya dengan Anggota Densus 88 Batal, Anisa: Dia Sendiri yang Mengajak Menikah
Nisa Keukeuh Tempuh Jalur Hukum
Nisa dalam program Saksi Kata di kanal YouTube Tribun Ternate meluapkan kekecewaannya.
Ia mengaku, harus menanggung malu karena calon suaminya Briptu Alfandi tidak hadiri acara pernikahannya sendiri, pada 16 Mei 2026 kemarin.
Nisa kemudian sudah membuat somasi dan melaporkan calon suaminya ke Propam Mabes Polri empat hari kemudian.
Gadis berumur 25 tahun ini keukeuh membawa masalah ke jalur hukum.
"Kalau dari saya sudah tidak bisa lagi melanjutkan pernikahan. Jadi proses hukum tetap berjalan," tegasnya.
Nisa hingga hari ini tidak mengetahui secara pasti alasan Briptu Alfandi tidak hadir di acara pernikahan.
Ia bersama keluarganya sempat mendatangi rumah calon mempelai pria.
Rombongan mendapati Briptu Alfandi terbaring di tempat tidur dengan alasan terkena stroke ringan.
Namun, Nisa menaruh kecurigaan ada yang ditutup-tutupi.
Selama mempersiapkan pernikahan, ia masih boleh memegang handphone milik Briptu Alfandi.
"Sepulang beli mas kawin, kita mampir makan, terus saya sengaja mau pinjam HP dia. Tapi, dia tuh langsung tarik tidak mau saya pegang HP-nya lama-lama. Saya curiganya di sini," imbuh Nisa.
Di akhir wawancaranya, Nisa berharap, permasalahannya mendapatkan atensi dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo atasan Briptu Alfandi.
"Untuk Bapak Kapolri dan Bapak Kadensus 88 saya berharap untuk proses dan menindaklanjuti anggota Bapak karena sudah membuat pelanggaran dan saya berharap untuk proses PTDH (pemecatan) anggota Bapak yaitu Briptu Alfandi Alim," tutupnya.
Baca juga: Sosok Briptu Alim, Anggota Densus 88 Dilaporkan Calon Istri karena Tak Datang di Hari Pernikahan
Briptu Alfandi Masih Cinta
Kanit Pencegahan/Idensos Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri, Iptu Herry Rinsampessy menjelaskan pihaknya sudah turun tangan.
Kesatuan mendampingi Briptu Alfandi yang melakukan mediasi di rumah Nisa pada Sabtu (23/6/2026) sore.
Dalam pertemuan itu, Briptu Alfandi mengaku, masih melanjutkan prosesi pernikahan.
"Fandi mau melanjutkan pernikahan dan dia siap mencintai Nisa dan mau menjaga," ujar Iptu Herry, dikutip dari TribunTernate.com.
Untuk hasilnya, lanjut perwira pertama ini, keputusan akhir ada di tangan Nisa.
Iptu Herry menyadari batalnya pernikahan pada 16 Mei 2026 kemarin, membuat kecewa dan trauma calon mempelai wanita.
Apapun keputusannya nanti, Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri akan menghormati.
Iptu Herry melanjutkan, pihaknya juga akan memberikan pembinaan kepada Briptu Alfandi.
"Nama institusi tetap akan ada pembinaan sebagai anggota, mau disiplin atau apa itu nanti dari pimpinan," tandasnya.
Sebaian artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul Temui Keluarga Anisa di Ternate, Briptu Alfandi Nyatakan Ingin Lanjutkan Pernikahan,
(Tribunnews.com/Endra)(TribunTernate.com/Sitti Muthmainnah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.