Senin, 8 Juni 2026

Berita Viral

Instruksi Ahmad Luthfi usai Jalan Randublatung-Cepu Viral, Ubah Anggaran Prioritaskan Perbaikan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengeluarkan instruksi buntut viralnya jalan rusak Randublatung-Cepu.

Tayang:
Kompas.com/Aria Rusta Yuli Pradana
TANAM POHON PISANG - Warga menanam pohon pisang di jalan Provinsi Jateng, tepatnya di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (31/5/20260. Aksi tanam pohon pisang di tengah jalan ini bentuk protes mereka setelah sekitar 10 tahun jalan rusak dan tidak diperbaiki. 

Seorang sopir yang sering melewati ruas jalan tersebut, Dika, menanggapi pembiaran kondisi akses yang rusak.

"(Jalan) enggak cuma jelek, sudah ampun. Lubang semua," kata dia yang seorang sopir ekspedisi pengiriman paket jurusan Surabaya-Jakarta.

Baginya, ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu merupakan akses utama yang sering dilaluinya daripada ruas jalan yang lain.

"Soalnya jalan kalau tidak di sini mau lewat mana lagi, kalau lewat utara kita lebih jauh lagi. Lewat sini jalan seperti gini ampun sebenarnya."

"Mulai tahun berapa kebijakan pemerintah enggak ada. Jalan sini itu sudah terkenal (rusaknya)," terang dia.

Curhatan Wakil Bupati Blora ke Ahmad Luthfi

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini curhat ke Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi terkait kerusaka  jalan Randublatung-Cepu.

Sri menyinggung kondisi Jalan Cepu-Randublatung yang sempat viral di media sosial akibat kerusakan yang terjadi di ruas tersebut.

Hal tersebut disampaikan Sri dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah Wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora pada Selasa (26/6/2026).

Menanggapi pertanyaan itu, Ahmad Luthfi meminta para bupati dan wali kota tidak perlu takut menjadi sorotan atau viral.

Luthfi mengungkit kejadian serupa yang pernah terjadi di Kabupaten Sragen.

Saat itu, seorang kepala desa melakukan aksi mandi lumpur sebagai bentuk protes karena jalan rusak di wilayahnya belum juga diperbaiki.

Aksi itu lantas viral dan memicu perhatian publik.

Setelah video itu viral, Luthfi langsung meminta penjelasan kepada Bupati Sragen terkait persoalan tersebut.

Dari penjelasan yang diterimanya, pemerintah daerah saat itu memilih memprioritaskan pembangunan jalan di lokasi lain.

Sebab, dinilai memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved