Senin, 8 Juni 2026

Berita Viral

Santri Dibakar Temannya di Lombok, Keluarga Terpaksa Berutang hingga Jual Sapi Rp6 Juta demi Berobat

Tiga santri pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga menjadi korban kekerasan.

Tayang:
Editor: Nuryanti
Tribun Lombok/Ahmad Wawan Sugandika
TIGA SANTRI DIBAKAR - SAH (13) menceritakan peristiwa yang menyebabkan dirinya mengalami luka bakar hingga sebagian besar tubuhnya di Lombok Tengah, Kamis (4/6/2026). Tiga santri pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga menjadi korban kekerasan. 

Keluarga korban, Nurul Hidayah menambahkan, sejak awal kejadian pihak keluarga memang memprioritaskan pengobatan SAH.

“Mau tidak mau kita harus rawat dulu dengan segala cara, walaupun harus berutang nanti. Nomor satu kan saya mintanya sehat dulu," ungkapnya.

Selama berbulan-bulan, yang menjadi fokus utama keluarga adalah kesembuhan SAH.

Oleh karena itu, mereka memilih diam dan tidak langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Keluarga juga berharap ada itikad baik dari pihak pondok pesantren.

Namun, harapan itu tidak kunjung terwujud.

Di sisi lain, biaya pengobatan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Kepala Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi membenarkan peristiwa pembakaran santri tersebut.

"Kasus Ponpes di Loteng (Lombok Tengah) ini terjadi November 2025, tetapi saya baru tahu sekarang," kata Joko, Rabu (3/6/2026), dilansir TribunLombok.com.

Ia mengatakan, sebelum dibakar, korban terlebih dahulu disiram bensin.

Baca juga: Pengakuan Santri di Lombok Tengah: Dibakar Senior hingga Luka Bakar 80 Persen 

Akibatnya, mereka mengalami luka bakar serius hingga satu di antaranya meninggal dunia.

"Ada anak yang disiram bensin, dua luka bakar dan satu meninggal dunia. Baru sekarang muncul (Kasus) ini," terangnya.

Pengakuan SAH

Kepada TribunLombok.com, SAH mengatakan, peristiwa pilu yang dialaminya itu terjadi pada siang hari.

Saat itu, ia dan teman-temannya diminta masuk ke dalam sebuah ruangan.

Di dalam ruangan tersebut, seorang kakak kelas yang telah menyiapkan bensin menyiramkannya ke SAH dan dua santri lain.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved