Senin, 8 Juni 2026

Motif Pembunuhan Nenek di Boyolali, Menantu Pesan Ojol Antar Sate Beracun

Menantu di Boyolali ditetapkan tersangka pembunuhan berencana dengan sate beracun, terungkap lewat autopsi dan ekshumasi korban.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • PW (40), ditetapkan tersangka pembunuhan berencana dengan sate ayam beracun.
  • Autopsi menemukan sisa sate di lambung korban A (57).
  • PW diduga sakit hati karena sering direndahkan, dan kini terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kasus pembunuhan berencana menggunakan racun menyoroti lemahnya pengawasan pembelian zat beracun.

Kasus tragis terjadi di Boyolali, Jawa Tengah, di mana seorang menantu menghabisi nyawa mertuanya sendiri dengan cara mencampurkan racun tikus ke dalam sate ayam.

Polres Boyolali telah menetapkan menantu, PW (40) sebagai tersangka pembunuhan pada Senin (8/6/2026).

Awalnya, PW membeli sate ayam kemudian mengirim ke alamat rumah korban menggunakan ojek online (ojol) pada Senin (18/5/2026) malam.

Sate ayam yang sudah dicampur racun tikus dikonsumsi korban, A (57) meski keluarga sudah mengingatkan untuk tidak memakan kiriman orang tak dikenal.

A ditemukan anaknya tewas di rumah sehari kemudian pada Selasa (19/5/2026).

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, menjelaskan hasil autopsi telah keluar dan ditemukan sisa makanan sate ayam di lambung korban.

Driver ojol pengirim sate telah diperiksa dan mengaku diminta untuk memalsukan identitas pengirim.

Baca juga: Sosok Menantu yang Dicurigai atas Kematian Lansia di Boyolali: Diduga Kirim Sate, Sering Minta Uang

"Diketahui bahwa sebelum kejadian ini PW tidak pernah mengirimkan makanan kepada korban," bebernya.

Kapores Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menerangkan PW melakukan pembunuhan berencana karena sakit hati dengan sikap korban.

Selama ini PW selalu direndahkan karena tak memiliki pekerjaan.

"Kemudian juga merasa sering dipojokkan ataupun tidak dianggap oleh almarhum tersebut. Sehingga timbul sakit hati dari tersangka tersebut yang akhirnya memunculkan niat tersangka merencanakan dugaan pembunuhan," ujarnya, Senin.

Sebanyak 13 tusuk sate ayam diamankan dari lokasi kejadian.

Kasus ini terungkap setelah keluarga menemukan kejanggalan dalam pengiriman sate sehingga penyidik melakukan ekshumasi.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved