Debat Panas Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang, Berujung Walkout
Debat panas Budiman Sudjatmiko dan mahasiswa di Semarang warnai forum Indonesia Emas, berujung walkout peserta.
Sebelum terjun ke politik formal, Budiman dikenal sebagai aktivis reformasi yang mendirikan Partai Rakyat Demokratik (PRD) pada 1996. Aktivitasnya di gerakan mahasiswa membuatnya menjadi salah satu tokoh yang menentang rezim Orde Baru.
Akibat keterlibatannya dalam aktivitas politik saat itu, Budiman sempat ditangkap dan divonis 13 tahun penjara terkait tuduhan peristiwa 27 Juli 1996, namun ia hanya menjalani masa hukuman sekitar 3,5 tahun sebelum mendapatkan amnesti pada masa Presiden Abdurrahman Wahid pada 1999.
Selepas bebas, ia kembali ke dunia politik dan bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2004, serta mendirikan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) sebagai sayap partai.
Selain di legislatif, Budiman juga aktif dalam berbagai agenda kebijakan, termasuk keterlibatannya dalam pembahasan Undang-Undang Desa yang menjadi salah satu regulasi penting bagi pembangunan desa di Indonesia.
Di tingkat pendidikan, Budiman pernah menempuh studi di Universitas Gadjah Mada, meski tidak selesai karena aktivitas aktivisme. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SOAS University of London dan Universitas Cambridge, Inggris.
Dalam perjalanan kariernya, Budiman juga sempat menjabat sebagai Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V sebelum akhirnya mundur pada 2023, seiring keterlibatannya dalam tim kampanye Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.
Namun langkah politiknya menuai kontroversi ketika pada 2023 ia resmi diberhentikan dari PDI Perjuangan setelah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Selain dunia politik, Budiman juga dikenal aktif menulis buku berjudul Anak-Anak Revolusi yang menceritakan perjalanan hidup dan aktivitasnya sebagai aktivis era Orde Baru.
Kini, sebagai Kepala BP Taskin, Budiman menyebut berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari perubahan paradigma pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Perjalanan panjang Budiman Sudjatmiko menjadikannya salah satu figur yang menonjol dalam dinamika politik Indonesia, dari aktivis jalanan era reformasi hingga pejabat di lingkar pemerintahan saat ini.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Diskusi Indonesia Emas Memanas di Semarang, Budiman Sudjatmiko Kena Semprot Mahasiswa
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Pentolan Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko Minta Mahasiswa Pahami Cita-cita Besar Prabowo Subianto