Selasa, 16 Juni 2026

Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI

Internet Mati saat Demo Mahasiswa USU di DPRD Sumut, Massa Curiga Ada Pembatasan

Internet di DPRD Sumut mati saat demo mahasiswa, muncul dugaan pembatasan informasi di tengah aksi kritis terhadap pemerintah.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • Jaringan internet di sekitar DPRD Sumut mendadak mati saat aksi mahasiswa BEM USU, Senin (15/6/2026).
  • Massa menduga pembatasan informasi karena kesulitan mengunggah foto dan video aksi. 
  • Kapolrestabes Medan mengaku belum mendengar soal gangguan internet, hanya masalah teknis pada pengeras suara. 
  • Mahasiswa tetap menyuarakan kritik terhadap kabinet dan UU Polri

TRIBUNNEWS.COM - Jaringan internet di sekitar Gedung DPRD Sumatera Utara mendadak mati saat aksi demonstrasi mahasiswa, Senin (15/6/2026).

Kondisi ini memicu dugaan adanya pembatasan informasi, lantaran massa kesulitan mengakses layanan digital untuk menyiarkan jalannya aksi.

Situasi di lapangan pun kian tegang, dengan mahasiswa menuding aparat berupaya membatasi ruang publikasi.

Pantauan di Lokasi

Gangguan jaringan, mulai dirasakan sejak massa mahasiswa tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, jaringan internet masih dapat digunakan meski mengalami perlambatan saat mengirim pesan singkat, foto, maupun video.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah jurnalis, mahasiswa, dan warga yang berada di sekitar lokasi aksi mengaku kesulitan mengakses internet.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU) menggelar aksi demonstrasi dengan membawa berbagai tuntutan terhadap kebijakan pemerintah.

Sejumlah peserta aksi menduga gangguan jaringan tersebut sengaja dilakukan untuk membatasi penyebaran informasi dari lokasi demonstrasi.

"Sepertinya sengaja dimatikan supaya gak bisa upload foto, video, dan live di media sosial kalau lagi ada demo," cetus salah satu mahasiswa, Senin (15/6/2026).

Baca juga: Asap Putih Selimuti Bundaran HI, Demo Mahasiswa Ricuh

Kapolrestabes Medan Mengaku Belum Mendengar

Menanggapi dugaan tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengaku belum menerima informasi terkait matinya jaringan internet selama aksi berlangsung.

Ia mengatakan hanya mengetahui adanya gangguan pada perangkat pengeras suara yang digunakan di lokasi.

Menurutnya, setelah diperiksa, gangguan tersebut disebabkan oleh masalah pada baterai mikrofon.

"Sampai saat ini saya belum mendengar informasi itu. Tadi saya mendengar, lihat, memang mic saya agak terganggu. Tapi saya lihat, ternyata ada baterai yang rusak di situ," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Senin (15/6/2026).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai dugaan adanya upaya memperlambat penyebaran informasi melalui pemutusan jaringan internet, Calvijn kembali menegaskan bahwa dirinya belum mendengar informasi tersebut.

Ia justru menilai pelaksanaan demonstrasi berjalan dengan lancar dan mendapat pelayanan dari aparat keamanan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
Live
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved