23 Kambing Mati Terpanggang di Kudus, Sumber Api Terbuka Masih Jadi Ancaman Peternak
Kebakaran kandang di Kudus menewaskan 23 kambing. Diduga dipicu bediang pengusir nyamuk yang merembet ke bangunan bambu
Ringkasan Berita:
- Kebakaran kandang kambing di Desa Undaan Lor, Kudus, menewaskan 23 ekor kambing dan menyebabkan kerugian sekitar Rp30 juta
- Api diduga berasal dari bediang pengusir nyamuk yang merembet ke kandang berbahan bambu
- Peristiwa ini menambah deretan kebakaran peternakan pada 2026 dan menjadi peringatan pentingnya standar keselamatan bagi peternak rakyat
TRIBUNNEWS.COM, KUDUS – Kebakaran yang menghanguskan kandang kambing milik Lisanto (66) di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (16/6/2026), kembali menyoroti rendahnya standar keamanan kebakaran di sektor peternakan rakyat.
Dalam peristiwa tersebut, 23 ekor kambing tewas terpanggang setelah api melalap kandang yang berada di area persawahan. Hanya seekor kambing yang berhasil selamat meski mengalami luka bakar.
Anak pemilik kandang, Lutfi Azhar, mengatakan dirinya mengetahui kejadian itu setelah mendapat kabar dari tetangga.
"Ada tetangga yang datang mengabari kalau kandang kambing bapak saya terbakar," ujarnya.
Saat tiba di lokasi, kobaran api telah menghanguskan bangunan kandang beserta seluruh ternak di dalamnya.
Baca juga: Lansia 71 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Cirebon, Pengawasan Warga Rentan harus Jadi Perhatian
"Saya ke sini kandang sudah terbakar, kambing sudah meninggal semua. Saat itu masih ada apinya dan kami berusaha memadamkannya bersama warga," kata Lutfi.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Diduga Berawal dari Bediang Pengusir Nyamuk
Lutfi menduga kebakaran berasal dari bediang, yakni pembakaran jerami atau daun kering yang biasa digunakan peternak untuk menghasilkan asap guna mengusir nyamuk.
Praktik ini masih umum dilakukan di berbagai daerah karena murah dan mudah diterapkan. Namun, penggunaan api terbuka di sekitar kandang berbahan bambu dan kayu memiliki risiko tinggi memicu kebakaran.
"Dugaan kebakaran karena bediang untuk mengurangi nyamuk. Kalau malam nyamuk memang banyak," ujarnya.
Api diduga merembet ke bagian kandang yang sebagian besar terbuat dari bambu sehingga cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Bukan Kasus Pertama
Peristiwa di Kudus menambah daftar kebakaran peternakan yang terjadi sepanjang tahun 2026.
Pada Mei lalu, kandang ternak milik Abdul Kalim (68) di Jogoroto, Jombang, juga terbakar setelah diduga dipicu bara api yang belum padam dari aktivitas pembakaran sarang manyang. Akibat kejadian itu, dua ekor kambing dan 50 ekor ayam mati.
Di Pangandaran, kebakaran kandang ayam broiler menewaskan sekitar 20.000 anak ayam.
Sementara di Bandung, kebakaran kandang ayam petelur menyebabkan ratusan ayam mati dan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Rentetan kasus tersebut menunjukkan pola yang hampir serupa, yakni kebakaran dipicu oleh sumber panas atau api yang berada di sekitar kandang, baik berupa bediang, alat pemanas, maupun bara api yang tidak dipastikan padam.
Ancaman Nyata bagi Peternak Kecil
Bagi peternak rakyat, kehilangan puluhan ekor ternak bukan sekadar kehilangan aset, melainkan juga sumber penghasilan utama keluarga.
Tidak seperti peternakan skala besar yang umumnya memiliki sistem pengamanan lebih baik, banyak kandang milik peternak kecil masih dibangun menggunakan bambu, kayu, jerami, atau material lain yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat api dapat menyebar dalam hitungan menit.
Karena itu, kejadian di Kudus menjadi pengingat bahwa penggunaan bediang dan sumber api terbuka perlu dievaluasi.
Penggunaan alat pengusir nyamuk yang lebih aman, penyediaan alat pemadam sederhana, hingga edukasi keselamatan kebakaran bagi peternak dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Tanpa langkah pencegahan yang memadai, kebakaran kandang berpotensi terus berulang dan mengancam keberlangsungan usaha peternakan rakyat yang menjadi penopang ekonomi banyak keluarga di pedesaan. (Tribun Jateng/Rifqi Gozali)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kebakaran Kandang di Kudus, 23 Ekor Kambing Tewas Terpanggang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kambingterpanggang1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.