Gempa di Sulteng
Update Gempa M 6,7 Sulteng: 466 Gempa Susulan, RS Evakuasi Pasien dan Sekolah Belajar Daring
Gempa M 6,7 guncang Sulteng, 466 susulan tercatat, warga waspada, sekolah daring, rumah sakit evakuasi pasien.
Kondisi tersebut mempertegas bahwa Sulawesi Tengah merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas tektonik yang sangat aktif di Indonesia.
Disdik Sulteng Imbau Siswa Belajar Daring
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah mengeluarkan imbauan kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB untuk melaksanakan pembelajaran secara daring menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan wilayah sekitarnya.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengutamakan keselamatan peserta didik dan warga sekolah pascagempa yang menyebabkan kepanikan di sejumlah daerah.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza Dg Parebba, meminta seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB untuk sementara waktu mengikuti kegiatan belajar mengajar dari rumah masing-masing.
"Kepada para murid agar untuk sementara waktu belajar secara daring dari rumah masing-masing dan tetap waspada serta meng-update informasi resmi dari pemerintah," demikian bunyi imbauan yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Selasa (16/6/2026).
Selain mengimbau siswa belajar dari rumah, Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah juga meminta para guru yang telah menyelesaikan ujian semester untuk tetap menjalankan tugas pembelajaran secara daring.
Guru diharapkan dapat memberikan evaluasi pembelajaran sekaligus menyampaikan informasi yang bersifat edukatif kepada peserta didik selama masa belajar dari rumah berlangsung.
Dalam surat imbauan tersebut, kepala sekolah di seluruh wilayah Sulawesi Tengah juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdis) setempat.
"Kepala sekolah selalu berkoordinasi dengan Cabdis di wilayah masing-masing," tulis Firmanza.
Disdik Sulteng menegaskan keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama di tengah aktivitas gempa susulan yang masih terjadi.
"Semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa," tutup Firmanza dalam surat imbauannya.
Pasien Dievakuasi ke Selasar Rumah Sakit
Ratusan gempa susulan yang masih terjadi membuat suasana mencekam di sejumlah wilayah terdampak.
Salah satunya terjadi di RSUD Anuntaloko Parigi. Dalam video yang beredar di media sosial dan diunggah akun Facebook Jumiyati pada grup Info BMKG Seluruh Indonesia, terlihat pasien dievakuasi keluar gedung rumah sakit akibat kekhawatiran terhadap gempa susulan.
Sejumlah pasien tampak dirawat sementara di area terbuka dan selasar rumah sakit.
Tempat tidur pasien berjajar di sepanjang lorong dan halaman rumah sakit. Beberapa keluarga pasien memilih bermalam di atas tikar yang digelar di lantai sembari menunggu situasi kembali aman.