Kamis, 18 Juni 2026

Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI

Polda DIY Benarkan Pria yang Ditangkap Mahasiswa UMY saat Masuk ke Area Kampus adalah Polisi

Polda DIY membenarkan pria berbaju preman yang ditangkap mahasiswa UMY saat masuk ke area kampus adalah polisi. Begini kronologinya.

Tayang:
Tangkapan layar akun Instagram @umy_bergerak
DITANGKAP - Seorang pria yang merupakan anggota Polda DIY ditangkap oleh mahasiswa UMY saat masuk ke area kampus di Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Rabu (17/6/2026) malam. Polda DIY pun mengakui bahwa pria tersebut merupakan salah satu anggotanya. 

"Dominasi daripada imperialis terhadap pemerintah itu masih sangat-sangat kental dan masih sangat-sangat bergantung, sehingga kebutuhan daripada pokok rakyat, lemahnya rupiah, itu tidak terlepas daripada kepentingan politik," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Demo Lagi, Hari ini di Samarinda dan Batam: Suarakan 4 Darurat 1 Sekarat serta Tuntutan 45

Total ada delapan tuntutan yang disampaikan dalam aksi demonstrasi tersebut yaitu:

1. Wujudkan reforma agraria sejati, cabut keanggotaan Indonesia dari Board of Peace yang tidak sejalan dengan rakyat dan prinsip kemanusiaan.

2. Segera hentikan seluruh program dan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, termasuk program makan gratis atau MBG, pelaksanaan MBG di kampus, operasi merah putih, serta pembangunan proyek-proyek strategis nasional yang merugikan rakyat.

3. Turunkan harga bahan bakar minyak ke seluruh jenis, harga kebutuhan pokok, serta harga kebutuhan produksi rakyat.

4. Hentikan kriminalisasi terhadap gerak militer, dan kekerasan yang aktif maupun purnawirawan dari jabatan sipil strategis, serta kembalikan TNI dan Polri ke barak.

5. Hentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap aktivis mahasiswa, buruh, tani, dan seluruh elemen rakyat sipil, serta jamin kebebasan berpendapat dan hak-hak demokrasi rakyat.

6. Hentikan segala bentuk penindasan dan perampasan tanah, eksploitasi sumber daya alam, wujudkan reforma agraria sejati, serta pembangunan industri nasional sebagai satu-satunya jalan pembebasan rakyat dari belenggu sistem yang menindas dan menghisap.

7. Prioritaskan APBN untuk sektor pendidikan dan kesehatan, hentikan komersialisasi, liberalisasi, dan privatisasi pendidikan, serta wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis bagi masyarakat rakyat Indonesia.

8. Menuntut Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengakui kesalahan atas kebijakan yang merugikan rakyat atau segera turun.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Tribun Jogja/R. Hanif Suryo Nugroho)

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved