Gempa Hari Ini

Gempa Hari Ini Guncang Mamasa dan Poso, Sudah 11 Kali Guncangan Terasa

Gempa dengan magnitudo bervariasi itu menggoyang sejumlah wilayah Indonesia di antaranya Poso dan Mamasa, Sulawesi Barat.

Gempa Hari Ini Guncang Mamasa dan Poso, Sudah 11 Kali Guncangan Terasa
capture video
Ilustrasi Gempa hari ini 

Gempa kedepalapan sebesar 2,7 SR terjadi pukul 05.49 WIB di Mamasa.

Gempa ini berpusat di darat, 5 km timur Mamasa dengan kedalaman 5 km.

#9

Kesembilan, pukul 07.37 WIB kembali terjadi gempa dengan magnitudo 2,9 SR.

Pusat gempa di darat 5 km tenggara Mamasa.

#10

Gempa kesepuluh berkekuatan 3,5 SR terjadi pukul 07.59 WIB.

Pusat gempa berada di darat 2 km timur Mamasa dengan kedalaman 4 km.

#11

Gempa kesebelas kembali menggoyang Mamasa dengan kekuatan sebesar 3,2 SR.

Gempa ini berpusat di darat 7 km utara Mamasa dengan kedalaman 6 km. 

Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa-gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Masayarakat dihimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi dari BMKG.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(Tribunnews.com/Daryono)

Penulis: Daryono
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved