Penembakan di Selandia Baru

Setelah Melempar Telur ke Senator Australia, Egg Boy: Saya Senang Aksi Saya Menyatukan Banyak Orang

Setelah melakukan aksi melempar telur kepada Senator Australia, Fraser Anning, Egg Boy merasa aksinya telah menyatukan banyak orang.

Setelah Melempar Telur ke Senator Australia, Egg Boy: Saya Senang Aksi Saya Menyatukan Banyak Orang
montase (Sumber : Twitter)
Setelah melakukan aksi melempar telur kepada Senator Australia, Fraser Anning, Will Connolly atau Egg Boy merasa aksinya telah menyatukan banyak orang. 

"Aku tidak berharap dia bereaksi, kupikir aku hanya akan berjalan di sana. Saya tidak berpikir ini akan meledak," kata Connolly.

"Sebenarnya, itu benar-benar tidak proporsional sampai-sampai agak memalukan karena terlalu banyak perhatian yang benar-benar telah diambil dari penderitaan korban nyata, kita harus fokus pada mereka," ujar Connolly.

Ketika ditanya apakah dirinya pantas dipukul, Connolly hanya menjawab bahwa dirinya bisa mengerti kenapa orang-orang saat itu memukulnya.

Connolly tidak akan secara eksplisit meminta maaf, tetapi mengakui bahwa tidak pernah ada alasan yang baik untuk menyerang secara fisik kepada siapa pun.

Baca: Puluhan Ribu Orang Hadiri Peringatan Insiden Penembakan di Selandia Baru

Baca: Pegiat Klub Menembak Tolak Rencana Revisi UU Senjata Di Selandia Baru

Sebelumnya, berbicara kepada NZ Herald, Fraser Anning merasa tidak menyesali atas perbuatannya kepada Will Connolly.

Fraser Anning bahkan merasa dirinya membela diri setelah mendapatkan perlawanan tersebut.

Will Connolly, jadi pahlawan di media sosial setelah aksinya memecahkan telur di kepala Senator Australia, Fraser Anning, yang menyalahkan umat Islam atas terjadinya insiden penembakan di masjid Selandia Baru.
Will Connolly, jadi pahlawan di media sosial setelah aksinya memecahkan telur di kepala Senator Australia, Fraser Anning, yang menyalahkan umat Islam atas terjadinya insiden penembakan di masjid Selandia Baru. (montase (Sumber : Twitter, Facebook))

"Aku tidak menyesali apa pun yang kulakukan," kata Anning.

"Saya membela diri, itulah yang biasanya dilakukan orang Australia, mereka membela diri," ungkap Anning.

Baca: 40 Ribu Orang Hadir dalam Acara Peringatan Serangan di Masjid Selandia Baru

Baca: ‘Aksi, kepedulian, dan persatuan’: Apakah gaya kepemimpinan PM Selandia Baru Jacinda Ardern merupakan penyeimbang baru bagi perpecahan politik?

Menurut Fraser Anning, remaja tersebut sudah seharusnya mendapatkan tamparan darinya.

Sebab, menurut Fraser Anning, tamparan tersebut seharusnya dilakukan oleh ibu Will Connolly karena telah bersikap buruk.

Halaman
1234
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved