Kamis, 23 April 2026

Pilpres 2019

Prabowo Gebrak Podium Saat Kampanye Akbar di Jogja, Ini Komentar Elite BPN & TKN hingga Maruf Amin

Tindakan menggebrak podium Prabowo Subianto saat berkampanye di Yogyakarta pada Senin (8/4/2019), rupanya menuai tanggapan dari berbagai pihak.

Penulis: Fathul Amanah
Editor: Daryono
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan orasi politik didepan masa pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019). Pada orasi politik tersebut Prabowo mengajak pendukungnya untuk mencoblos dirinya.(Tribunnews/Jeprima) 

Menurutnya, aksi gebrak podium yang dilakukan Prabowo Subianto semata bagian dari gaya orasi.

"Kalau style begitu, kan semangat gitu. Beliau itu orator jadi enggak dibuat buat, enggak direncanakan mau gebrak gebrak itu tidak direncanakan. Jadi itu bagian dari sebuah dinamika panggung yah," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (9/4/2019) kemarin.

Fadli Zon menambahkan, apa yang dilakukan Prabowo merupakan bentuk spontanitas.

"Spontanitas, itu namanya dinamika panggung. Itu berarti Pak Prabowo merasa at home dan merasa komunikatif dengan para audiens. Kan sekarang beliau, kalau komunikasi satu orang saja, bisa diajak ngomong di antara puluhan ribu ratusan ribu orang bisa begitu," imbuhnya.

Bahkan menurut Fadli Zon, gaya orasi Prabowo Subianto tersebut selevel dengan gaya pidato Bung Karno.

"Saya kira enggak ada yang menandingi lah, gaya Prabowo ini saya kira sudah selevel dengan gayanya Bung Karno, tanpa teks lagi. Bung Karno luar biasa hebatnya, tapi ada beberapa Bung Karno merencanakan itu dengan pakai teks gitu," tandasnya.

Fadli Zon yakin tindakan gebrak podium Prabowo tak akan menggerus elektabilitas capres nomor urut 02.

Sebaliknya, para pendukung justru semakin bersemangat dan yakin untuk memilih Prabowo.

"Saya lihat pendukungnya malah semakin semangat. Karena mereka tahu ini lah pemimpin yang dibutuhkan, pemimpin yang tegas, yang tahu mau ke mana, dan tidak pura pura gitu," pungkasnya.

Baca: Di ILC, Dahnil Anzar Simanjutak dan Dini Purwono Saling Menyalahkan saat Bahas soal Kampanye Prabowo

4. Arsul Sani

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin sekaligus Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019)
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin sekaligus Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019) (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Tak hanya para elite BPN, komentar juga muncul dari para elite TKN.

Satu di antaranya adalah Arsul Sani yang merupakan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

Menurutnya, kampanye di Yogyakarta pada Senin (8/4/2019) lalu memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai karakter Capres di Pilpres 2019.

"Itu memberikan pesan kepada masyarakat, karakter dasar dari dua orang calon presiden. komentar saya itu aja," ucap Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (9/3/2019) kemarin.

Masyarakat kini dapat membandingkan karakter Capres mana yang cocok untuk memimpin Indonesia.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved