Minggu, 12 April 2026

Meninggalnya Pencipta Lagu Anak AT Mahmud

Lagu Ambilkan Bulan Jadi Kado Abadi AT Mahmud Untuk Sang Anak

Keluarga menjadi bahan inspirasi terbesar sang legenda AT Mahmud dalam mencipta lagu.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alie Usman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepergian musisi dan pencipta lagu senior, Abdullah Totong Mahmud atau lebih akrab disebut AT Mahmud, tak hanya meninggalkan kenangan mendalam bagi anak-anaknya. Kebaikan dan kasih sayang sosok papa dalam keluarga tersebut ternyata membekas abadi dibenak ketiga anaknya, Ruri Mahmud, Rika Fitrina Mahmud, dan putri bungsunya, Revina Ayu Mahmud.

Di mata anak-anaknya, suami Mulyani Mahmud tersebut merupakan sosok ayah yang sempurna. Meski dikenal sebagai pribadi yang keras pendirian, AT Mahmud juga dikenal anak-anaknya sebagai sosok yang sangat disiplin dan tepat waktu. Dibalik semua itu, yang membuat hati mereka bergetar saat mengingat sang ayah, tak lain adalah sifat kasih sayangnya yang tak kenal waktu pada anak-anaknya.

Sebagai seorang musisi dan pencipta lagu, tak jarang AT Mahmud menangkap inspirasi membuat lagu-lagunya lewat rasa sayang terhadap anak-anaknya. Misalnya saja lagu Pelangi. Tidak banyak yang tahu jika sebetulnya lirik lagu tersebut tercipta secara spontan saat anak keduanya, Rika Fitrina Mahmud yang saat itu masih bocah mengajaknya keluar rumah melihat pelangi di atas langit. Tak berapa lama, kata demi kata mulai tersusun indah menjadi lagu yang dinyanyikan seluruh anak Indonesia.

"Lagu pelangi pelangi, alangkah indahmu. Merah kuning hijau di langit yang biru itu inspirasi papa waktu itu adalah saya. Seingat saya, saat itu saya memintanya untuk ikut melihat pelangi di luar rumah," ujar Rika di kediamannya, Jalan Tebet Barat IIA, Jakarta Selatan. Selasa (6/7/2010).

Tidak hanya satu dua lagu yang diciptakan AT Mahmud yang merupakan ekspresi cinta dan perhatiannya pada anak-anak. Bahkan, hampir dalam tiap karyanya, AT Mahmud selalu menyelipkan kecintaan terhadap anak-anaknya dengan memasukan unsur pendidikan moral dan sopan santun budi pekerti dalam tiap lagunya.

Yang paling membuat anak-anaknya terharu dan paling berkesan bagi mereka diantara ratusan lagu tersebut adalah lagu ciptaan AT Mahmud yang berjudul Ambilkan Bulan. Rika ingat betul bagaimana lagu itu tercipta. "Papa sering bilang, saya ini inspirasinya dalam membuat lagu. Salah satu lagu, yaitu Ambilkan Bulan, itu terlahir saat saya kecil sedang melihat ke langit dan tertarik dengan bulan. Waktu itu saya minta ke ibu untuk diambilkan bulan. Papa juga saya mintai untuk ngambil bulan. Eh tahunya lahir lagu itu," kenang Rika.

Selama hidupnya, AT Mahmud telah banyak menciptakan lagu anak-anak dengan karya-karyanya yang melegenda. Hingga saat ini, tercatat lebih dari lima ratus karyanya telah terbukti memberi warna dunia musik di tanah air. Tiga ratus diantaranya merupakan lagu anak-anak yang ternyata telah melambungkan namanya menjadi musisi nasional yang melegenda.

Bahkan, beberapa lagu ciptaannya terbukti mampu menembus lintas batas generasi. Hal itu semakin membuktikan bahwa AT Mahmud merupakan maestro sejati tanah air. Beberapa lagu sebut saja lagu Pelangi, Cicak-cicak di dinding, Kunang-Kunang, Naik Kelas, Awan Putih, Anak Indonesia, Anak Gembala merupakan lagu yang sangat populer di tengan masyarakat. Dan yang paling fenomenal, lagu Ambilkan Bulan yang terinspirasi oleh tingkah lucu anaknya, Rika Fitrina, ternyata menjadi kado abadi wujud cinta kasih sang maestro kepada anak-anaknya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved