Jumat, 24 April 2026

Pernikahannya Dulu tak Dihadiri Sang Ayah Karena Beda Agama, Shandy Aulia Teringat Masa Kecil

Shandy adalah anak bungsu dari 4 bersaudari dari pasangan Kiemas Yusuf Effendi yang beragama Islam dan Elsye Dopong yang beragama Kristen.

Editor: Wahid Nurdin
Instagram
Shandy Aulia dan ketiga kakaknya 

Hingga saat dewasa pun, sang Ayah, tak hadir mau dalam pernikahannya karena perbedaan keyakinan.

Shandy Aulia bersama sang Ayah saat berlebaran di tahun 2015
Shandy Aulia bersama sang Ayah saat berlebaran di tahun 2015

Kiemas beralasan beda keyakinan dengan putri bungsunya itu, sehingga tidak lagi berperan sebagai wali nikah anaknya.

Sesuai dengan keyakinannya pula, Kiemas tidak bisa memasuki rumah ibadah umat lain, tempat di mana putrinya melangsungkan pernikahan.

 “Sebagai seorang muslim, saya punya keyakinan tak akan datang ke dalam gereja atau tempat ibadah umat lain. Soalnya jatuhnya bisa mengganggu keimanan saja,” ungkap Kiemas pada (12/12/2011) silam.

Meskipun sejak kecil Shandy tak mendapatkan kasih sayang yang utuh dari kedua orangtuanya, namun kini ia berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa sukses meskipun tumbuh dari keluarga broken home.

shandyaulia
instagram.com/shandyaulia

Tak hanya berbahagia dengan suaminya, David Herbowo, Ia  kini juga sering memberikan pesan-pesan positif melalui akun Instagramnya.

shandyaulia
instagram.com/shandyaulia

Jarang Terekspose, Shandy Aulia Unggah Foto Ketiga Kakaknya yang Muslim

Perbedaan itu indah.

Itulah hal yang ingin diungkapkan oleh artis cantik Shandy Aulia (30).

Lahir di tengah-tengah keluarga yang memeluk keyakinan berbeda, membuat Shandy Aulia menjadi pribadi yang memiliki rasa toleransi yang sangat tinggi.

Baru-baru ini melalui Instagram ia mengungkapkan perasaannya menjadi satu-satunya penganut agama Kristen diantara kakak-kakak perempuannya yang menganut agama Islam.

"Setiap kami memang banyak perbedaan, berbeda karakter, berbeda pemikiran, berbeda pandangan, berbeda talenta, berbeda Iman, berbeda penampilan, berbeda berkat, berbeda proses jalan kehidupan.

Sedarahpun begitu banyak perbedaan tidak mungkin bisa sama. Itulah kebesaran Tuhan dapat membuat begitu banyak perbedaan hingga kita setiap pribadi menjadi unik dan berharga di hadapan Tuhan.

Perbedaan dihadirkan bukan untuk di perdebatkan hingga saling menjauhkan bahkan saling Menekan satu sama lain,

Tetapi untuk mengingatkan bahwa luar biasa Tuhan kita dapat mengadakan semuanya ini. Tetapi lebih dari semua perbedaan,ada kelebihan dan keindahan dari setiap perbedaan kami.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved