Ananda Badudu Dijemput Polisi Dini Hari Tadi, Apa karena Kampanye Donasi Dukung Demo Mahasiswa?
Ananda Badudu, musisi beken yang dikenal sebagai personel band indie Banda Naera, digelandang ke Mapolda Metro Jaya dini hari tadi, Jumat (27/9/2019).
Editor:
Willem Jonata
Bagi pencinta musik indie, nama Ananda Wardhana Badudu, mungkin sudah tak asing lagi.
Namun, tahukah kamu jika Ananda Badudu tak cuma berstatus sebagai musisi saja dan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), namun juga cucu dari ahli bahasa JS Badudu.
Selama masa hidupnya dulu, JS Badudu dikenal sebagai ahli bahasa Indonesia yang mengabdikan diri sepenuhnya di bidang itu.
Sebelum meninggal dunia, JS Badudu dikenal masyarakat luas sejak tampil dalam acara Pembinaan Bahasa Indonesia yang ditayangkan di TVRI pada 1977-1979, dilanjutkan pada tahun 1985-1986.
Di dunia akademik, JS Badudu adalah orang pertama yang mendapat gelar guru besar dari Fakultas Sastra Unpad.
Beliau juga dinobatkan menjadi guru besar pada tahun 1985 dalam usia 59 tahun.
Sementara itu, Ananda Badudu sendiri terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan angkatan 2006, jurusan Hubungan Internasional.
Selepas berkuliah, Ananda Badudu sempat bekerja menjadi wartawan di Tempo.
Berita ini sudah tayang di Grid.Id dengan judul Ananda Badudu Ditangkap Polisi Usai Galang Dana untuk Aksi Mahasiswa