Artis Terjerat Narkoba

Zul Zivilia Anggap Takdir Setelah Jaksa Tuntut Penjara Seumur Hidup

Diketahui, Zul Zivilia dituntut penjara seumur hidup karena terbukti memiliki dan mengedarkan narkoba. Jaksa menilai tak ada yang meringankannya.

Zul Zivilia Anggap Takdir Setelah Jaksa Tuntut Penjara Seumur Hidup
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Zul Zivilia saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (30/9/2019). 

TRRIBUNNEWS.COM - Zul Zivilia anggap sebagai takdir setelah mendengar jaksa menuntutnya penjara seumur hidup, terkait kasus narkoba  yang menjeratnya. Ia tampak tegar.

"Tidak. Saya enggak pernah kecewa, memang sudah takdir. Ya, ini sudah diatur," kata Zul saat ditemui seusai sidang di Pegadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Sang vokalis band Zivilia ini juga mengaku masih memiliki pengacara, Andi Bahtiar Effendy, yang siap membelanya di dalam sidang pledoi.

Baca: Zul Zivilia Dituntut Penjara Seumur Hidup, Istrinya Kaget dan Luapkan Amarah ke Terdakwa Lain

Baca: Zul Zivilia Berharap Bebas dari Hukuman Mati

"Saya ikhlas, saya terima apa pun. Yang jelas saya punya pengacara. Kita lihat nanti seperti apa dan keputusannya hakim," katanya.

Diketahui, Zul Zivilia dituntut penjara seumur hidup karena terbukti memiliki dan mengedarkan narkoba.

"Terdakwa tiga, Zulkifli bin Jamaluddin selama seumur hidup dengan tetap ditahan," ujar jaksa penuntut umum, Fedrik Adhar.

Dalam pertimbangannya, jaksa menilai Zul telah menyimpang dari program pemerintah dan merusak generasi muda Indonesia.

"Untuk terdakwa Zulkifli, hal-hal yang memberatkan tidak sejalan dengan program pemerintah dan merusak generasi muda Indonesia. Hal-hal yang meringankan tidak ada," tegas jaksa.

Baca: Zul Zivilia Ciptakan Lagu Baru di Rutan Cipinang, Penghuni Tahanan Banyak yang Hafal Liriknya

Terhadap Zul, dituntut dengan Pasal 114 ayat 2 juncto 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini ditunda sebanyak tujuh kali karena JPU belum siap dengan berkas tuntutannya.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved