Breaking News:

Investasi Bodong

Kapolda Jatim Bongkar Dugaan Ari Sigit Dapat 2 Mobil dari Investasi Bodong MeMiles

Ari Sigit beserta sang istri, Rika Callebaut dijawalkan akan diperiksa Polda Jatim. Diduga cucu Soeharto ini dapatkan reward dua mobil dari MeMiles.

kolase/dok Tribunnews.com/instagram
Ari Sigit, cucu Presiden RI Soeharto 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim memeriksa tiga publik figur yang diduga terlibat dalam kasus investasi bodong berbasis aplikasi MeMiles.

Cucu Presiden Kedua RI Soeharto, Ari Haryo Sigit (AHS) atau Ari Sigit beserta sang istri, Frederica Francisca Callebaut atau Rika Callebaut dijawalkan akan diperiksa Penyidik Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim.

Anggota Keluarga Cendana itu diduga terlibat dalam pusaran bisnis investasi bodong Memiles yang menjerat PT Kam and Kam dan merugikan sedikitnya 264 ribu member dengan total kerugian sekitar Rp 761 Milliar.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkap, Ari Sigit diduga menerima sejumlah hadiah bonus (Reward) berupa mobil.

Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, pihaknya telah melakukan penyitaan terhadap dua mobil yang diperoleh Ari Sigit.

"Tadi malam pengacaranya bersamaan berangkat, ada 2 mobil," katanya di depan Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Rabu (22/1/2020).

Dua mobil itu sudah dalam perjalanan menuju Mapolda Jatim.

Baca: BREAKING NEWS, Penuhi Panggilan sebagai Saksi Kasus MeMiles, Adjie Notonegoro Mengaku Korban

Baca: Putri Delina Wakil Anak-anak Sule Terima Dokumen Warisan Lina, Tak Ada Nama Teddy di Surat Wasiat

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat diwawancari wartawan. Kapolda Jatim tegaskan satu Keluarga Cendana terseret Investasi Bodong MeMiles, Inisial ASH.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat diwawancari wartawan. Kapolda Jatim tegaskan satu Keluarga Cendana terseret Investasi Bodong MeMiles, Inisial ASH. (Firman Rachmanuddin/Surya)

"Hari ini, bersamaan dengan AHS. Tadi malam sudah meluncur 2 mobil yang akan tiba, jam 12.00 WIB," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim mengungkap kasus investasi bodong berbasis aplikasi 'Memiles' yang dijalankan 'PT Kam and Kam', Jumat (3/1/2020).

Perusahaan yang berkantor di kawasan Sunter Jakarta itu, baru berumur delapan bulan.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved