Breaking News:

Rusuh di Amerika Serikat

Tak Ingin Dikaitkan dengan Rasisme, Lady Antebellum Ubah Nama Grupnya Jadi Lady A

Trio Lady Antebellum membuang nama "Antebellum" dan mengganti nama grupnya menjadi Lady A.

Instagram Lady A
Lady Antebellum Ubah Nama Grupnya Menjadi Lady A 

TRIBUNNEWS.COM - Trio Lady Antebellum membuang nama "Antebellum" dan mengganti nama grupnya menjadi Lady A.

Keputusan itu diumumkan lewat akun media sosial mereka, Kamis (11/6/2020).

Dilansir USA Today, Antebellum merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan masa sebelum Perang Saudara Amerika.

Dalam postingan di media sosial, grup beraliran country yang beranggotakan Charles Kelley, Hillary Scott dan Dave Haywood ini menyebut grup mereka dibentuk 14 tahun lalu.

Namun saat itu, Lady A tidak mempertimbangkan "hal-hal yang terkait kata Antebellum," termasuk perbudakan.

Baca: Patung Christopher Columbus Jadi Sasaran Vandalisme Pengunjuk Rasa Anti-Rasisme di AS

"Kami sangat menyesal atas luka yang disebabkan hal ini dan untuk siapa pun yang merasa tidak aman, tidak terlihat atau tidak dihargai," tulis Lady A dalam postingannya.

"Menyebabkan rasa sakit bukanlah niat hati kami, tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa memang, memang itu yang terjadi. Jadi hari ini, kami maju dan membuat perubahan."

Lady A mengakui "keterlambatan" untuk melakukan perubahan.

Mereka menulis, perubahan nama hanyalah satu langkah dalam mengatasi rasisme.

Lady A juga mengatakan akan menyumbangkan dana ke Equal Justice Initiative melalui LADYAID, sebuah organisasi nirlaba yang diluncurkan oleh Lady A pada tahun 2012.

Baca: Dokter Kulit Hitam yang juga Tangani Virus Corona Bergabung dalam Unjuk Rasa Perangi Rasisme

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved