Kabar Artis
Ashanty & Anang Hermansyah Kagum Dengar Cerita Masa Lalu & Perjuangan Ganjar Pranowo: Luar Biasa
Ashanty, Anang Hermansyah serta keluarga tampak menikmati perjalanan mereka ke beberapa tempat Pulau Jawa.
Penulis:
garudea prabawati
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Ashanty, Anang Hermansyah serta keluarga tampak menikmati perjalanan mereka ke beberapa tempat Pulau Jawa.
Termasuk di Jawa Tengah, mereka tampak asyik berwisata hingga staycation, satu di antaranya di wilayah Temanggung, Jawa Tengah.
Namun ada yang spesial dari perjalanan mereka yakni saat mereka mampir berkunjung, bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Mereka pun disambut secara hangat di kediaman sang Gubernur bahkan hingga dijamu makam malam.
Ashanty, Anang Hermansyah hingga Ganjar Pranowo pun berkesampatan untuk berbincang bersama.
Ashanty serta Anang pun bertanya soal sosol Ganjar dari masa kini hingga masa lalunya.
"Kita mau dengar dong cerita perjuangan Mas Ganjar waktu dari kecil, boleh dong kita nanya-nanya ya?" tanya Ashanty, dilansir Tribunnews.com dari YouTube The Hermansyah A6, Rabu (22/7/2020).
Ashanty bertanya seperti apa perjuangan seorang Ganjar Pranowo hingga akhirnya menjadi seorang Gubernur Jawa Tengah.
Ganjar pun menjawab saat kecil pernah ditanya soal cita-cita, dirinya pun menjawab bercita-cita menjadi pilot.
Ganjar juga bercerita, saat masih kecil lahir dari keluarga miskin.
Baca: Kabar Baru Tentang Sultan Jember Calon Pembeli Rumahnya Bikin Ashanty Syok, Kini Foto dengan Aa Gym
Baca: Ashanty Batal Jual Istana Cinere Pada Sultan Jember, Rumah Raffi Ahmad Ditawar Bos Sawit Kalimantan
Baca: Nyaris Tipu Ashanty dan Prank PMI, Sosok Sultan Jember Dibeberkan Bupati Faida
"Hutang bapak-ibu saya itu baru bisa terbayar, karena dibayar anak-anak," katanya.
"Berapa bersaudara Pak?" tanya Ahanty.
Rupanya Ganjar merupakan 6 bersaudara, diceritakan mereka saling bekerjasama untuk membantu beban orang tua.
Bahkan Ganjar tak malu saat bersama saudara kandungnya bahu-membahu membantu melunasi hutang keluarga, iuran Rp 50 ribu, hingga berjalannya waktu utang tersebut lunas.
"Tentu tidak Rp 50 ribu terus, karena seiring berjalannya waktu kami bekerja semakin baik, akhirnya saya menjadi anggota dewan waktu itu," kata Ganjar.