Kabar Artis
Karyanya Diambil Tanpa Izin, sang Seniman Merasa Awkarin Masih Enggan Cantumkan Nama Pembuat Gambar
Meski sudah ketahuan dan sampaikan maaf, sang seniman yang karyanya diambil tanpa izin merasa Awkarin masih enggan cantumkan namanya.
Penulis:
Febia Rosada Fitrianum
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
TRIBUNNEWS.COM - Sudah ketahuan dan sampaikan maaf, sang seniman yang karyanya diambil tanpa izin merasa Awkarin masih enggan cantumkan namanya.
Hal tersebut disampaikan melalui akun Twitter Hallie Bateman, @hallithbates.
Semua ini bermula ketika Hallie Bateman mendapati karyanya tanpa permisi digunakan oleh selebgram Awkarin.
Baca: Awkarin Ketahuan Pakai Karya Seniman Luar Tanpa Izin, Ernest Prakasa: Gw Bakal Ributin Terus-terusan
Bahkan ia sebenarnya menjual gambar dengan ilustrasi orang dan tulisan 'its a miracle we ever met' itu di sebuah situs.
Hallie Bateman diketahui menjual gambar itu dengan harga 40 dolar AS atau setara dengan Rp 594 ribu.
Dalam sebuah cuitan yang ditulis pada Selasa (6/10/2020) kemarin, ia menerangkan Awkarin telah mengedit dan mengunggah karyanya di akun Instagram.

Di mana Awkarin memiliki jumlah pengikut lebih dari lima juta orang.
Hallie Bateman menuturkan, sang selebgram tidak pernah meminta izin ataupun menuliskan nama si pembuat gambar.
Tak sampai di situ, ia juga telah meminta untuk menghapus foto tersebut namun tak mendapat balasan.
"@awkarin edited and posted my artwork on her Instagram, sharing it with her 5.7 million followers,
never asking for permission or crediting me.
I've asked her to take it down. No response," terang Hallie Bateman.
Baca: Potret Karin Novilda dan Sabian Diprotes Ilustrator Asing, Ernest Prakasa: Awkarin Go Internasional
Baca: Seniman Luar Sentil Aksi Awkarin Ambil Gambar Tanpa Permisi, Awkarin Akui Salah: Tidak Niat Mencuri
Melalui cuitan lain, Hallie Bateman merasa seharusnya Awkarin bisa lebih memperhatikan pembuat dari gambar tersebut.
"@awkarin if you love my art enough to post it, why would you not care who made it?
Wouldn't you want to know the brain that piece of art originated from? Wouldn't you want to give credit?," ujarnya.