Breaking News:

Reza Artamevia Terjerat Narkoba

6 Bulan Jalani Rehabilitasi di Lido, Reza Artamevia Ajukan Permohonan Rawat Jalan

Reza Artamevia mengajukan rawat jalan supaya tidak lagi menjalani rehabilitasi di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kompas TV
Penyanyi Reza Artamevia ajukan rawat jalan setelah 6 bulan jalani rehabilitasi 

TRIBUNNEWS.COM - Sudah enam bulan jalani rehabilitasi di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Reza Artamevia mengajukan rawat jalan.

Reza Artamevia mengajukan permohonan rawat jalan melalui sang pengacara, Kamil Daud.

Pengacara Reza Artamevia mengatakan, pengajuan rawat jalan dilakukan sejak medio Februari 2021.

Reza Artamevia di Foodism Resto and Lounge, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).
Reza Artamevia di Foodism Resto and Lounge, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017). (Warta Kota/Nur Ichsan)

Sampai sekarang ini Reza Artamevia atau pengacaranya belum mendapatkan jawaban atas permohonan tersebut.

Baca juga: Kuasa Hukum Ajukan Rehab Jalan untuk Reza Artamevia

"Kami sudah ajukan sejak sebulan lalu, tapi belum ada tanggapan," kata Kamil Daud di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021).

Saat ini Reza Artamevia sudah menjalani masa rehabilitasi lebih dari 6 bulan sesuai rekomendasi BNN.

Ketika permohonan rehabilitasi dikabulkan medio September 2020, Reza Artamevia diminta BNN menjalani rehabilitasi selama 6 bulan.

"Kalau sesuai rekomendasi BNN, Mbak Reza sudah selesai karena sudah 6 bulan," kata Kamil Daud.

Di sidang perdana yang digelar Kamis siang tadi, Reza Artamevia didakwa jaksa penuntut umum dengan Pasal 112 dan 127.

Reza Artamevia saat menyampaikan permohonan maafnya setelah terjerat kasus narkoba, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Minggu (6/9/2020).
Reza Artamevia saat menyampaikan permohonan maafnya setelah terjerat kasus narkoba, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Minggu (6/9/2020). (Tribun/Bayu Indra)

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Narkoba, Pihak Reza Artamevia Keberatan Dakwaan Jaksa, Singgung Barang Bukti

Ancaman jika terbukti melanggar pasal tersebut adalah maksimal 12 tahun penjara.

Halaman
12
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved