Singgung Tragedi Kanjuruhan, Jason Ranti Ubah Lirik Lagu 'Jalan Ninja' Saat Tampil di Synchronize

Musisi Jason Ranti menjadi salah satu musisi yang tampil dalam acara Synchronize Festival 2022 di Gambir Expo Kemayoran Jakarta Pusat. 

Tribunnews.com/ Fauzi Nur Alamsyah
Jason Ranti saat manggung dalam acara Synchronize Festival di Gambir Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Jason Ranti menjadi salah satu musisi yang tampil dalam acara Synchronize Festival 2022 di Gambir Expo Kemayoran Jakarta Pusat. 

Beberapa lagu hits dinyanyikan oleh pria yang kerap biasa di sapa Jeje itu dalam panggung District Stage. 

Di sela-sela penampilannya, Jason mengirimkan doa untuk tragedi Kanjuruhan Malang yang baru-baru ini terjadi. 

Baca juga: Hujan-hujanan Tonton Konser Project Pop di Synchronize, Tika Panggabean Terharu

Ratusan suporter sepakbola meninggal dunia dalam pertandingan Arema Malang melawan Persebaya Surabaya. 

"Kemarin di Malang ada sesutu yang terjadi ya, kita berdoa untuk Malang ya, ada yang dari Malang?" kata Jason Ranti di atas panggung, Jumat (7/10/2022). 

Jason lantas menyinggung para pecinta sepakbola untuk saling berdamai antar klub seperti Malang, Surabaya, Jakarta dan Bandung. 

"Saya bebas kalian suka bola apa aja Liverpool, Manchester United ke, apa ke yang penting damai ya," tegas Jeje. 

Lagu yang tengah dinyanyikannya berjudul Jalan Ninja seketika diubah liriknya untuk mendoakan semua suporter sepakbola yang selama ini kerap berselisih paham karena oknum. 

"Lagi pula hidup sebebas itu, semoga Arema masuk surga," lirik yang dinyanyikan Jason Ranti

"Lagi pula hidup sebebas itu, semoga Persebaya semua masuk surga," tutur Jeje. 

"Lagi pula hidup sebebas itu, semoga bobotoh semua masuk surga," lanjut lirik yang sama. 

"Lagi pula hidup sebebas itu, semoga Persija juga masuk surga," pungkasnya. 

Sebagai informasi, kerusuhan mematikan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/1/2022) lalu. 

Diketahui, sebanyak 131 korban meninggal akibat peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Perubahan data jumlah korban meninggal tersebut, disampaikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved