Kisah Cretta Cucu Abdullah, Alumni DSC yang Sukses Merintis Pasar Dunia lewat NAMM Show 2023
NAMM Show merupakan pameran instrumen dan perangkat musik tahunan terbesar di dunia dan dihadiri para prinsipal peralatan instrumen musik
"Ketika kami ikut meeting dengan vendor dari Kanada, ada point menarik yang kami dapatkan. Sekarang banyak customer luar negeri terutama di AS yang lebih tertarik pada produk yang made in-nya menampilkan orisinalitas dari negara aslinya. Yakni, produk-produk yang punya identitas negaranya dengan orisinalitasnya. Itu yang sangat dilirik," bebernya.
"Di NAMM ini kita bertemu peserta pameran yang membawa merek Bromo. Kita sempat sambangi dan ternyata produknya berasal dari China," ungkapnya.
Selama tiga hari tampil sebagai exhibitor di pameran ini, Cucu menilai Indonesia sanhat exciting bagi pasar AS.
"Kalau kita bisa branding produk kita itu akan menjadi nilai plus yang besar sekali. Terbukti di NAMM kemarin kita bisa berinteraksi dengan mereka yang datang ke booth," ungkapnya.
Nilai kompetitif produk
Cucu mengatakan, produk mikrofonnya siap bersaing di pasar internasional karena kualitas produk menjadi concern pertama Seruni Audio agar kompetitif di pasar.
"Standar kualitas produk kita mengacu pada top notch produk yang ada di pasaran," kata Cucu.
"Di produk mikrofon ada top notch produk yang harganya bisa 600 sampai 700 euro per unit. Sementara kita menjualnya hanya 99 dolar AS dan itu bikin orang nggak percaya. Tapi karena benchmark kualitasnya kita kejar ke sana, orang jadi percaya," bebernya.
"Kami sadar, sebenarnya produk kita dari Indonesia bisa bersaing dengan produk-produk lain asal kita bisa mengisi value-nya. tidak hanya sebatas kualitas produk yang kita kerjakan," ungkapnya.
Baca juga: Sinopsis Film Wish Upon, Kotak Musik Pembawa Petaka, Tayang Malam Ini di Trans TV
"Di NAMM kemarin kami bertemu langsung dengan prinsipal-nya dan ini dari sisi bisnis membuka kesempatan kami untuk membangun networking dan kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan, termasuk ketika kita bertemu dengan networking baru seperti misalnya kami bertemu dan bertukar kontak dengan musisi pemenang Grammy Award," lanjutnya.
"Kami sangat mengapresiasi sikap open mind mereka dan ini menjadi suatu kehormatan bagi kami," lanjutnya.
Dari kesempatan mengikuti event NAMM Show 2023, Cucu menargetkan komposisi ekspor produknya mencapai 25 persen baik secara melalui jalur distributor maupun direct sales.
Tekankan quality control
Untuk menjaga agar produk mikrofonnya tetap terstandarisasi, Cucu mengatakan, sejak awal dia menekankan kepada tim produksi di Seruni Audio agar selalu konsisten menjaga quality control produk.
"Misal produk itu kita buat 300 atau 500 unit, kita berusaha agar kualitas produknya selalu konsisten. Untuk itu metode production-nya selalu kita perbaiki. Jadi jika volume produksi kita bertambah metode production-nya ini akan kita gunakan sebagai acuan," kata Cucu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/cretta-cucu-abdullah1223.jpg)