Minggu, 12 April 2026

Kisah Cretta Cucu Abdullah, Alumni DSC yang Sukses Merintis Pasar Dunia lewat NAMM Show 2023

NAMM Show merupakan pameran instrumen dan perangkat musik tahunan terbesar di dunia dan dihadiri para prinsipal peralatan instrumen musik

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
Cretta Cucu Abdullah, founder dan CEO Seruni Audio, berpose bersama salah satu musisi internasional saat tampil berpameran di National Association of Music Merchants 2023 di California, Amerika Serikat, pada 12-14 April 2023. Seruni Audio merupakan produsen amplifikasi suara khususnya mikrofon, satu dari dua alumni program kewirausahaan Diplomat Success Challenge (DSC) yang berangkat ke Amerika Serikat mewakili Indonesia di NAMM Show. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seruni Audio, produsen amplifikasi suara khususnya mikrofon, menjadi satu dari dua alumni program kewirausahaan Diplomat Success Challenge (DSC) yang berangkat ke Amerika Serikat mewakili Indonesia untuk tampil di National Association of Music Merchants 2023 California, Amerika Serikat (NAMM Show).

NAMM Show merupakan pameran instrumen dan perangkat musik tahunan terbesar di dunia dan dihadiri para prinsipal peralatan instrumen musik serta para musisi dunia.

Event ini berlangsung selama tiga hari pada 12-14 April 2023.

Cretta Cucu Abdullah, founder dan CEO Seruni Audio dalam perbincangan virtual dengan Tribunnews baru-baru ini mengungkapkan kegembiraannya bisa tampil di NAMM Show 2023.

Di ajang ini Cucu memamerkan mikrofon handmade buatannya yang membuat decak kagum pengunjung NAMM Show. Di Tanah Air, produk mikrofon buatan Seruni antara lain digunakan oleh musisi terkenal seperti Eross Candra (SO7), Dewa Budjana (Gigi) dan beberapa musisi luar negeri.

Baca juga: Baru 2 Minggu Dirilis, Lagu Perfume Milik NCT DoJaeJung Menangkan 2 Penghargaan Musik

"Kami sudah beberapa kali kali berpameran di luar negeri. Tahun 2018 kami pernah berpameran di Austin, kemudian ke Cannes di Prancis dan ke Frankfurt. Untuk pameran ke AS, ini yang kedua. Justru berpameran ke ASEAN saya sama sekali belum," ungkap Cucu.

Yang membuat dia salut dan merasa mendapat kehormatan tinggi adalah para musisi dan audiens pameran ini termasuk para vendor instrumen musik dunia, sangat menghargai orisinalitas dan kualitas produk yang dipamerkan tanpa memandang negara asal produk yang dipamerkan.

"Cara pandang masyarakat di luar negeri memandang produk yang bagus, ya bagus-bagus saja tanpa melihat berasal dari mana. Apalagi jika tahu barang yang dipamerkan berasal dari Indonesia, rasa ingin tahu jadi lebih dalam," ujar Cucu.

Yang membanggakan baginya, keikutsertaan Seruni Audio di NAMM Show 2023 telah membuka peluang pasar luar negeri yang begitu lebar.

"Serunya, pameran ini jadi hub bagi para pelaku seni di industri musik. Tidak hanya untuk jualan saja tapi juga bisa membangun networking," kata dia.

Di pameran Seruni Audio juga melakukan penjualan langsung agtau direct sales melalui penjualan on the spot di lokasi pameran. Namun yang bisa dijual on the spot tidak banyak karena keterbatasan kapasitas bagasi saat terbang ke AS.

Selama pameran berlangsung, Cucu mengaku intensif melakukan pertemuan bisnis dengan perusahaan dari Kanada yang mengelola distribusi alat alat musik dari seluruh dunia.

"Dia meminta sample produk dari kita juga," ungkapnya.

Pihaknya juga melakukan temu bisnis dengan perusahaan distributor dari Jerman dan Inggris yang meminta penawaran produk dari Seruni Audio. Di hari terakhir juga ada penawaran  memasarkan produk Seruni Audio oleh sebuah perusahaan dari Israel.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved