Minggu, 7 Juni 2026

Maudy Effrosina Harus Jadi Anak SMA Saat Usianya Sudah 27 Tahun

audy Effrosina berperan sebagai Dinda, anak kurang mampu yang mendapatkan beasiswa di sekolah SMA anak-anak orang kaya.

Tayang:
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Maudy Effrosina ketika ditemui di CGV Pacific Place, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2023). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maudy Effrosina membintangi series original Vidio bertajuk '96 Jam'.

Dalam series Vidio karya sutradara Sonu Samtani itu, Maudy Effrosina berperan sebagai Dinda, anak kurang mampu yang mendapatkan beasiswa di sekolah SMA anak-anak orang kaya.

Baca juga: Bintangi Adamas, Lee Soo Kyung Terkejut Saat Tahu Banyak Adegan Laga

"Karena kurang mampu Dinda ini sering dibully sama teman-temannya. Beda aku sama Dinda, disini peranku lebih dewasa lah dari usianya," kata Maudy Effrosina ketika ditemui di CGV Pacific Place, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2023).

Maudy Effrosina mengakui cukup sulit untuk dirinya menjadi Dinda anak SMA. Sebab, ia harus memerankan karakter yang usianya 10 tahun lebih muda dari dirinya.

"Perbedaannya Dinda anak umud 17 tahun sementara aku 27 tahun. Kadang ada beberapa adegan, aku melihatnya berbeda. Belajar lagi lah mendalami kehidupan anak SMA sekarang," ucapnya.

"Buat mendalaminya ya banyak tanya ke sutradara dan meminta masukan ke artis senior lainnya, salah satunya mas Rifnu," sambungnya

Selain itu, wanita berusia 27 tahun tersebut sering berdiskusi dengan teman-temannya diluar lokasi, agar pembentukan karakter Dinda lebih kaya.

Baca juga: Rizky Nazar dan Syifa Hadju Dipasangkan di Series Princess and The Boss 

"Alasan aku mau karena ceritanya sih yang seru banget. Terus ada actionmya, jadi aku anggap bonus aja buat action," ungkapnya.

Maudy menjalani sebulan proses reading dan worksop bersama lawan mainnya, yakni Bastian Steel, Teuku Rifnu Wikana, Lea Ciarachel, Gabriella Eka Putri, dan lain-lain guna mematangkan skenario hingga koreo action.

"Belajar koreo lumayan lama, kita biasanya dari pagi sampai sore latihan fisik, koreo, dll baru sore ke malem reading. Ya sebulan persiapannya," jelasnya.

Saat proses syuting berlangsung, bintang film Qodrat dan Virgo and the Sparklings itu banyak mengalami luka dan memar, karena kena pukul hingga terbanting.

"Pas syuting adegan action banyak luka ya, kita syuting diluar ruangan kayak di hutan banyak serangga dan binatang kecil, banyak kayu kalau jatoh ya sakit," terangnya.

"Adegan real tetap pakai safetynya, adrenalinnya ditantang banget," sambungnya.

Maudy Effrosina Kusuma sampai kena pukul lawan mainnya, yang melakukan gerakan atau koreo tidak sesuai dari perencanaan.

"Ada beberapa adegan aku keinjek kakinya, banyak improvisasi yang gak kehandle dengan baik, kaki keinjek, kepalanya ketonjok lah. Tapi aku happy," katanya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved